Peran Penting Gizi dalam Pencegahan Stunting

  • 21 Jan 2025 15:51 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan.

Asupan gizi yang cukup dan seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak memegang peranan krusial dalam mencegah terjadinya stunting.

Tim Penilaian Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Riau, Dr. Mitra pada Dialog Mozaik Indonesia Pro 1 RRI Pekanbaru menyampaikan, pemenuhan gizi seimbang sangat penting sejak sebelum dan masa kehamilan, untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, Selasa (21/1/2025).

“Konsumsi makanan yang kaya protein, zat besi, asam folat, kalsium, dan vitamin D sangat dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui anak yang terkena stunting atau tidak,” ucapnya

Dr Mitra menambahkan protein dapat diperoleh dari daging tanpa lemak, ikan, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Zat besi penting untuk mencegah anemia pada ibu hamil dan dapat ditemukan dalam daging merah, sayuran hijau, dan hati ayam.

" Asam folat berperan penting dalam pembentukan sistem saraf janin dan banyak terdapat dalam sayuran hijau, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Kalsium dan vitamin D dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi janin, dapat diperoleh dari susu, keju, yogurt, dan ikan berlemak" jelasnya.

Setelah lahir, menurut Dr Mitra pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan pertama sangat dianjurkan. ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembang optimal. Setelah usia 6 bulan, bayi mulai membutuhkan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

" MPASI yang diberikan harus memenuhi kebutuhan gizi bayi, terutama protein hewani, zat besi, vitamin, dan mineral. Contoh MPASI yang baik antara lain bubur dengan tambahan daging ayam cincang, ikan, telur, hati ayam, atau tahu. Sayuran hijau dan buah-buahan juga penting untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral" pungkasnya.

Dengan pemahaman dan penerapan gizi yang tepat sejak dini, diharapkan angka stunting di Indonesia dapat terus menurun dan generasi penerus bangsa dapat tumbuh sehat dan berkualitas. Serta pengecekan secara berkala ke posyandu merupakan cara pencegahan stunting sebelum kehamilan.

Rekomendasi Berita