Kue Tradisional Jadi Simbol Pernikahan Adat di Indragiri Hulu
- 27 Apr 2026 08:25 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dikenal tidak hanya dengan kekayaan alamnya, tetapi juga tradisi kuliner yang sarat makna budaya. Dalam prosesi pernikahan adat Melayu di daerah ini, kehadiran kue tradisional menjadi bagian penting yang melambangkan doa, harapan, serta nilai-nilai leluhur.
Salah satu kue khas yang selalu hadir dalam pesta pernikahan adalah Bolu Berendam. Kue ini memiliki ciri khas disajikan dalam keadaan “basah” karena direndam dalam larutan gula yang manis. Dalam tradisi masyarakat Melayu Inhu, bolu ini bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kemanisan kehidupan rumah tangga yang diharapkan bagi pasangan pengantin. Kue ini bahkan menjadi salah satu dari lima hidangan wajib dalam sajian pengantin.
Menurut catatan budaya , Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (BPNB Kepri), Bolu Berendam sudah ada sejak masa Kerajaan Indragiri dan merupakan makanan favorit para raja. Hingga kini, kue ini hanya disajikan pada momen-momen penting seperti hari raya dan pesta pernikahan adat, sehingga nilainya tetap terjaga sebagai warisan budaya.
Selain itu, ada pula Kue Asidah yang kerap hadir dalam acara pernikahan atau dijadikan seserahan pengantin. Kue berempah ini merupakan adaptasi dari makanan Timur Tengah yang telah disesuaikan dengan cita rasa Melayu. Dengan bahan utama tepung terigu serta rempah seperti kayu manis dan cengkeh, kue ini mencerminkan perpaduan budaya yang telah lama berkembang di wilayah tersebut.
Dalam tradisi masyarakat Melayu, kehadiran kue-kue tersebut tidak hanya sebagai pelengkap hidangan, tetapi juga memiliki filosofi mendalam. Setiap sajian mencerminkan doa agar kehidupan rumah tangga pasangan pengantin dipenuhi keberkahan, keharmonisan, dan rezeki yang manis.
Dengan tetap dilestarikannya kue-kue tradisional ini, masyarakat Indragiri Hulu menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi. Tradisi kuliner dalam pernikahan pun menjadi salah satu cara memperkenalkan warisan daerah kepada generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....