Audisi Putaran Kedua Bintang Radio 2025 Korwil 15
- 10 Okt 2025 11:45 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Audisi putaran kedua Bintang Radio 2025 tingkat Korwil 15 kembali digelar secara daring melalui kanal YouTube KRBN Pekanbaru, Jumat 10 Oktober 2025. Berbeda dari putaran sebelumnya, babak kali ini menghadirkan tantangan spesial bagi para peserta, yakni membawakan lagu-lagu daerah sebagai wujud pelestarian budaya musik Nusantara.
Tiga dewan juri yang berpengalaman di dunia tarik suara dan seni musik turut hadir memberi penilaian, yaitu Agus Alexi Chamelpo, Fivien Novita, dan Elrita Agustin. Masing-masing juri memberikan masukan, penilaian, sekaligus apresiasi terhadap kemampuan peserta dalam membawakan lagu daerah dengan interpretasi yang kreatif dan penuh penghayatan.
Menurut Agus Alexi Chamelpo, ajang ini menjadi ruang penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap lagu-lagu daerah.
“Untuk lagu lagu daerah ada yang mencolok kemajuannya, cara bernyanyi, teknik dan bahkan perform penghayatan semua dari beberapa peserta. Saya sangat bangga melihat peserta yang mampu menyanyikan lagu daerah dengan rasa bangga dan penghayatan tinggi. Ini langkah nyata untuk menjaga identitas musik daerah agar tetap hidup di tengah gempuran musik modern,” ujarnya.
Sementara itu, Fivien Novita menilai para peserta semakin matang dalam teknik vokal meskipun tampil secara daring.
“Untuk tahun ini kan sangat berbeda, ada pop, rock dan melayu, dan itu lebih menantang untuk semua peserta agar menguasai semua genre dengan teknik yang berbeda. Saya melihat peningkatan signifikan dari babak sebelumnya. Meski tampil online, para peserta bisa menjaga kualitas vokal dan menampilkan emosi yang menyentuh. Meskipun sebenarnya masih diperlukan persiapan dan prepare yang lebih matang,” ungkapnya.
Sedangkan Elrita Agustin menyoroti sisi penilaian juri dan vooting dimana masing peserta diharapkan giat untuk selalu posting history di media sosial.
“Beberapa peserta harus berani meminta support dari keluarga, teman-teman dan lingkungannya bahkan pemerintah daerah setempat. Tapi sistem vooting ini ada juga kelemahannya dimana disebuah kompetisi yang memakai sistem vote kadang menjadi tidak real, sebab kualitas kadang kalah dengan vote,” katanya.
Pelaksanaan audisi secara online melalui YouTube KRBN Pekanbaru juga menjadi bukti bahwa teknologi dapat menjadi sarana efektif untuk menjangkau talenta-talenta berbakat di berbagai daerah.
Ajang Bintang Radio 2025 tidak hanya menjadi kompetisi bernyanyi, tetapi juga wadah pembinaan dan pelestarian nilai budaya lewat musik. Para peserta terbaik dari audisi ini nantinya akan melaju ke tahap berikutnya untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....