Tanoto Foundation Perkuat Kompetensi Guru Sekolah Model di Riau

  • 01 Sep 2026 16:09 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru — Tanoto Foundation terus memperkuat kapasitas pendidik dan satuan pendidikan melalui penyelenggaraan Pelatihan Penguatan Pembelajaran Mendalam (PM) Sekolah Model di Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung pada 1 dan 5 September 2026 di BPMP Provinsi Riau ini menjadi bagian dari rangkaian implementasi program sekolah model yang didukung Tanoto Foundation sebagai mitra pembangunan.

Pelatihan ini diikuti 18 sekolah model di Provinsi Riau dengan melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, serta empat guru dari masing-masing sekolah. Kegiatan dirancang untuk memperkuat pemahaman sekaligus keterampilan pendidik dalam menerapkan Pembelajaran Mendalam di kelas.

Regional Lead Tanoto Foundation, Dendi Satria Buana, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya memastikan hasil pelatihan dapat segera diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Harapannya, sekolah model yang mendapatkan intervensi dari Tanoto Foundation dapat dengan segera mempraktikkan hasil pelatihan di sekolah, langsung kepada siswa. Sehingga menjadi pengalaman yang baru bagi guru dalam mengimplementasikan hasil pelatihan langsung kepada murid,” ujar Dendi.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, serta Dr. Fathur Rohim, S.Pd., M.A., Pengembang Kurikulum Ahli Madya PUSKURJAR, BSKAP, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memberikan materi penguatan mengenai Pembelajaran Mendalam.

Dr. Nilam Suri menyampaikan bahwa keterlibatan sekolah dalam program sekolah model dapat menjadi kesempatan bagi satuan pendidikan untuk terus mengembangkan kapasitas dan praktik pembelajaran.

“Sekolah yang mengikuti kegiatan ini sangat beruntung menjadi bagian dari sekolah model binaan Tanoto Foundation. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk terus belajar, memperkaya wawasan dan konsep, serta menguatkan praktik dalam mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam melalui modul-modul yang akan diberikan,” ujar Nilam.

Dalam pelatihan, peserta diajak memahami Pembelajaran Mendalam secara lebih utuh, khususnya bagaimana menciptakan proses belajar yang mendorong peserta didik untuk aktif, memahami pembelajaran secara lebih bermakna, serta mampu mengembangkan dan menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks.

Salah satu fokus penguatan adalah pemahaman mengenai pembelajaran aktif dan unsur-unsurnya dalam mendukung implementasi Pembelajaran Mendalam. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara konseptual, tetapi juga dilatih untuk menerjemahkan prinsip tersebut ke dalam perangkat dan praktik pembelajaran.

Peserta mendapatkan pendampingan dalam menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) serta merancang skenario pembelajaran mendalam yang dapat diterapkan di kelas. Proses ini diharapkan membantu guru mengembangkan pembelajaran yang lebih terstruktur sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi peserta didik untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar.

Pelatihan juga menggunakan pendekatan praktik. Pada tahap berikutnya, peserta akan mempraktikkan pembelajaran secara langsung di sekolah. Praktik tersebut menjadi kesempatan bagi guru untuk menguji rancangan pembelajaran yang telah disusun sekaligus melihat bagaimana prinsip Pembelajaran Mendalam dapat diterapkan dalam situasi kelas yang nyata.

Pada akhir rangkaian kegiatan, peserta akan melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran. Refleksi menjadi bagian penting untuk membantu guru mengidentifikasi keberhasilan, tantangan, dan peluang perbaikan dalam penerapan Pembelajaran Mendalam di kelas.

Melalui kegiatan ini, Tanoto Foundation mendorong agar penguatan kapasitas tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut menjadi praktik pembelajaran yang konsisten dan berkelanjutan di sekolah.

Program sekolah model yang didukung Tanoto Foundation di Provinsi Riau diharapkan dapat menjadi ruang untuk tumbuhnya praktik-praktik baik dalam pembelajaran, sekaligus memperkuat peran guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....