Antisipasi Cuaca, Siswa Madrasah Kembali ke Sekolah Gunakan Masker
- 01 Sep 2026 04:33 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru — Setelah sempat diliburkan selama beberapa hari akibat kondisi udara yang terdampak asap, siswa madrasah di Kota Pekanbaru kembali melaksanakan aktivitas pembelajaran secara langsung di sekolah mulai Senin, 31 Agustus 2026. Kembalinya peserta didik ke madrasah menjadi momentum untuk membangun kembali semangat belajar sekaligus tetap menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi kualitas udara yang masih perlu diwaspadai atau diantisipasi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi menyambut baik kembali aktifnya kegiatan pembelajaran di madrasah dengan tetap menekankan pentingnya kewaspadaan. Kepala madrasah diharapkan terus memantau perkembangan kondisi udara dan cuaca serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terjadi perubahan kondisi yang dapat berdampak terhadap kesehatan peserta didik. Peserta didik dianjurkan menggunakan masker, khususnya saat berada di luar ruangan, mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kerumunan, serta memastikan sirkulasi udara di ruang belajar tetap baik.
“Meskipun beberapa daerah sudah menganjurkan siswanya untuk hadir di sekolah, saya tetap mengingatkan kepada pihak madrasah untuk menerapkan protocol kesehatan, siswa menggunakan masker selama berada di luar ruangan, tidak dibenarkan beraktifitas diluar ruangan selagi kondisi asap belum kondusif, siswa dianjurkan untuk rutin konsumsi air putih,” tutur Muliardi, Selasa 1 September 2026.
Madrasah juga diharapkan dapat mengatur aktivitas pembelajaran dengan mempertimbangkan kondisi udara, terutama dengan membatasi kegiatan di luar ruangan ketika kualitas udara kurang baik.
Kemenag Riau mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak mengurangi semangat dalam menuntut ilmu meskipun kondisi lingkungan masih harus diwaspadai.
“Lindungi diri, jaga kesehatan, tetap semangat belajar. Udara bisa berubah, tetapi semangat belajar kita tidak boleh berubah," katanya.
Sementara itu Wali Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan kondisi cuaca, Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir telah mengalami curah hujan. Kondisi tersebut turut berdampak pada penurunan titik api di wilayah Kota Pekanbaru.
“Melihat pantauan cuaca di Kota Pekanbaru, Alhamdulillah beberapa hari ini kita mengalami curah hujan. Alhamdulillah pagi ini kita dilaporkan bahwa titik api di Kota Pekanbaru itu adalah zero titik api,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan laporan BMKG dan hasil rapat bersama sejumlah pemangku kepentingan, terdapat perkiraan hujan yang akan terjadi dalam satu hingga tiga hari ke depan. Dengan kondisi tersebut, seluruh anak sekolah di Kota Pekanbaru diharapkan dapat kembali mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.
“Untuk itu kepada seluruh anak sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, mari kita semua kembali ke sekolah untuk belajar secara langsung,” ajaknya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar aktivitas pembelajaran tetap memperhatikan kondisi lingkungan. Kegiatan di luar ruangan, termasuk bermain di luar, perlu dikurangi dan aktivitas lebih banyak dilakukan di dalam ruangan.
“Kita harus memperhatikan bagaimana tata cara untuk sekolah kita, yaitu mengurangi belajar di luar ruangan atau bermain di luar ruangan. Kita fokus ke dalam ruangan,” jelasnya.
Wali Kota juga meminta para orang tua untuk membekali anak-anak dengan masker sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan kualitas udara.
“Dan juga tentu kepada orang tua untuk membekali anak-anaknya menggunakan masker. Kita terus memantau perkiraan cuaca di Kota Pekanbaru,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....