Menjelang HUT RI, Harga TBS di Riau Alami Penurunan
- 11 Agt 2026 12:53 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang peryaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia pada tahun ini, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Riau mengalami penurunan. Penurunan pada pekan ke-29 tahun 2026 padahal sebelumnya harga menembus Rp4.011 per Kg.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dr Defris Hatmaja menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim penetapan harga telah melaksanakan rapat penetapan harga untuk satu pekan ke depan periode 12-18 Agustus 2026.
"Berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim, bahwa untuk TBS Sawit Mitra Plasma terjadi penurunan harga tertinggi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp70,53 per Kg atau turun 1,76 persen dari harga periode lalu," katanya, Selasa 11 Agustus 2026 .
Diakui, sehingga saat ini harga pembelian TBS sawit petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.941,29 per Kg. Sementara untuk harga cangkang tetap Rp18,27 per Kg.
Defris menyebutkan, penurunan harga TBS Sawit Mitra Plasma dipengaruhi oleh harga CPO dan kernel yang juga turun pada pekan ini. Ia menyebut, indeks K yang dipakai adalah 93,39 persen.
Harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp50,43 dan kernel pekan ini turun sebesar Rp1.267,57 dari harga pekan lalu.
Penurunan harga juga terjadi pada TBS Sawit Mitra Swadaya Provinsi Riau. Penurunan harga tertinggi berada pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp61,75 per Kg atau mencapai 1,57 persen dari harga periode lalu. Penurunan tersebut, sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.874,89 per Kg. Sementara untuk harga cangkang tetap dengan Rp24,45 per Kg.
Turunnya harga TBS Mitra Swadaya, kata Defris, karena faktor kernel yang turun Rp1.084,68 per Kg dari harga pekan lalu. Pasalnya, pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,40 persen.
"Sehingga harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp41,75 per Kg dan kernel minggu ini turun sebesar Rp 1.084,68 per Kg dari harga sebelumnya," ucap Defris.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....