Indosat Region Central Sumatra Perluas Pemanfaatan AI bagi UMKM
- 29 Jul 2026 02:00 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sejalan dengan kinerja positif perusahaan secara nasional, yaitu PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison, Indosat, IOH, atau Perseroan; IDX: ISAT) yanga kembali membukukan kinerja keuangan dan operasional yang kuat pada semester pertama 2026. Indosat Region Central Sumatra juga mencatatkan pertumbuhan trafik data sebesar 26% secara tahunan (YoY) pada paruh pertama 2026, sehingga Indosat Region Central Sumatra akan terus memperluas pemanfaatan Artificial intelligence (AI) bagi UMKM.
Hal itu disampaikan oleh Vikram Sinha, selaku President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, saat First Half Media Update 2026 dengan tema "Powering Indonesia's Next Chapter of Growth Through AI" secara online, Selasa 28 Juli 2026.
Dia mengatakan Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang andal untuk mendukung produktivitas dan aktivitas sehari-hari. Peningkatan tersebut didukung oleh penguatan jaringan melalui lebih dari 13.000 BTS 4G dan ekspansi yang kini telah mencapai lebih dari 200 BTS 5G pada akhir kuartal II 2026 sehingga semakin banyak pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang lebih baik.
"Sebagai bagian dari semangat #LebihBaikIndosat, Indosat terus memperluas pemanfaatan artificial intelligence (AI) melalui SheHacks 2026 di Pekanbaru, yang membekali pelaku UMKM perempuan dengan keterampilan AI untuk mengembangkan bisnis secara lebih inovatif. Komitmen tersebut juga didukung melalui kehadiran Gerai IM3 dan 3Store berkonsep terpadu di Muara Bungo, Bangkinang, dan Dumai, sehingga pelanggan dapat mengakses berbagai layanan resmi Indosat dengan lebih mudah. Berbagai inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Indosat memperluas akses teknologi yang inklusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Region Central Sumatra," jelasnya.
Sebelumnya disampaikan bahwa dalam periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun, meningkat 13,1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY). EBITDA naik 14% YoY menjadi Rp14,6 triliun. Angka tersebut tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan. Margin EBITDA tumbuh sehat pada 47,6%. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk yang dinormalisasi meningkat 49,2% YoY menjadi Rp3,2 triliun, didukung oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, pengelolaan biaya yang disiplin, serta peningkatan efisiensi operasional.
AI kini semakin integral dalam pengalaman digital sehari-hari pelanggan. Melalui berbagai layanan seperti fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, serta Adobe Express, Indosat menghadirkan pengalaman digital yang lebih produktif, kreatif, dan aman sebagai bagian dari layanan konektivitasnya. Berkat pengalaman yang semakin relevan ini, trafik data tumbuh 19,9% YoY dan Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3% YoY menjadi Rp46 ribu. Basis pelanggan seluler juga tetap kuat, yang kini berjumlah 93,4 juta pelanggan.
“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia,” urainya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....