APRI Harlah ke-7, Padukan Penguatan Nilai Sejarah, Budaya dan Kepedulian Sosial

  • 27 Jul 2026 14:32 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-7 dengan menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan penguatan nilai sejarah, budaya, dan kepedulian sosial. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah (PW) APRI Provinsi Riau bersama Pengurus Cabang (PC) APRI Kota Pekanbaru, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, berlangsung di Halaman Rumah Singgah Tuan Kadi, Tepian Sungai Siak, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Senin 27 Juli 2026.

Kepala Bidang (Kabid) Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muhammad Fakhri menyampaikan apresiasi atas kiprah APRI yang selama tujuh tahun terus menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Muhammad Fakhri menegaskan bahwa penghulu merupakan garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tugas penghulu tidak hanya sebatas melayani pencatatan pernikahan, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dan pemberi pencerahan dalam bidang munakahat maupun persoalan keagamaan lainnya.

"Penghulu adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Penghulu juga merupakan mufti di tengah masyarakat yang memberikan pencerahan dalam bidang munakahat dan persoalan keagamaan. Karena itu, para penghulu harus terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta menguasai ilmu-ilmu keagamaan agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan menjawab kebutuhan masyarakat," tegas Muhammad Fakhri.

Ia berharap APRI terus menjadi organisasi profesi yang mampu meningkatkan kompetensi para penghulu sehingga semakin adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

Sementara itu, Ketua PW APRI Provinsi Riau, Dr. H. Suhardi. MA dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Harlah APRI ke-7 tahun ini dirancang sebagai momentum untuk menjemput nilai-nilai sejarah yang dapat dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas kepenghuluan.

Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marhum Pekan yang berada di samping Masjid Raya Pekanbaru sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri negeri.

"Dari ziarah tersebut kami ingin menjemput nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para pendiri negeri yang dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai penghulu di lapangan," ujarnya.

Selanjutnya, peserta mengunjungi Rumah Singgah Tuan Kadi yang dahulu menjadi tempat persinggahan Sultan Siak Sri Indrapura. Dari situs bersejarah tersebut, para penghulu diajak menggali nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Tuan Kadi sebagai tokoh agama sekaligus pemimpin masyarakat.

"Nilai yang ingin kami jemput dari Rumah Tuan Kadi adalah keteguhan pada nurani. Nilai-nilai yang dahulu dihadirkan oleh Tuan Kadi harus terus dihadirkan kembali oleh penghulu pada abad ke-21, yakni menjadi sosok yang bijaksana, adil, berintegritas, dan selalu mengutamakan kemaslahatan umat dalam menjalankan tugas," jelasnya.

Ia menambahkan, Harlah APRI juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan penghulu. Karena itu, PW APRI Provinsi Riau bersama PC APRI Kota Pekanbaru menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat dhuafa sebagai bentuk pengabdian kepada sesama.

"Kami ingin menumbuhkan rasa peduli di kalangan keluarga besar APRI. Penghulu bukan hanya hadir memberikan pelayanan administrasi dan bimbingan keagamaan, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan berbagi dengan kaum dhuafa ini, kami berharap semangat pengabdian dan kebersamaan terus tumbuh dalam setiap langkah APRI," ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, para Ketua PC APRI kabupaten/kota se-Provinsi Riau, para Kepala KUA dan penghulu se-Kota Pekanbaru, serta masyarakat dhuafa yang menerima bantuan paket sembako.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....