Puncak Peringatan HAN di Provinsi Riau Berlangsung Semarak dan Meriah
- 26 Jul 2026 14:40 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Provinsi Riau yang berlangsung Minggu 26 Juli 2026 di halaman kantor gubernur Riau berlangsung semarak dan meriah. Kemeriahan acara dengan ditampilkannya berbagai pertunjukan dari anak-anak.
Mewakili Gubernur Riau, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyatakan bahwa momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi. Pihaknya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada anak melalui kolaborasi lintas sektor demi menciptakan lingkungan yang ramah bagi tumbuh kembang mereka.
Dikatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan fondasi utama serta investasi terbesar bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. "Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum nasional untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak setiap anak Indonesia," katanya.
Ia menambahkan bahwa upaya perlindungan ini harus diwujudkan secara nyata agar seluruh anak merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan.
Zulkifli mengakui bahwa indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur fisik maupun pertumbuhan ekonomi semata. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia yang dibentuk sejak usia dini merupakan penentu utama arah masa depan bangsa.
"Masa depan Indonesia tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui hadirnya generasi anak yang sehat, bahagia, dan berkarakter," jelas Zulkifli di hadapan para tamu undangan. Ia berkeyakinan bahwa anak-anak yang terlindungi dengan baik akan mampu mengembangkan seluruh potensi dirinya secara optimal.
Berdasarkan data kependudukan nasional, jumlah anak di Indonesia saat ini mencapai sekitar 79,9 juta jiwa atau lebih dari seperempat total penduduk. Kondisi demografi tersebut sejalan dengan Provinsi Riau, di mana lebih dari 30 persen populasinya merupakan kelompok usia anak.
Melihat besarnya proporsi tersebut, Pemprov Riau menekankan pentingnya menjamin hak-hak dasar anak tanpa adanya tindakan diskriminasi. Hak dasar tersebut meliputi hak untuk hidup, tumbuh berkembang, mendapatkan perlindungan dari kekerasan, hingga hak untuk didengar pendapatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau, Fariza mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan perayaan ini sebagai pengingat untuk terus menghadirkan lingkungan yang aman serta penuh kasih sayang bagi anak.
Peringatan HAN 2026 di Provinsi Riau ini pun diharapkan tidak berhenti pada tataran seremoni tahunan semata. Kegiatan ini menjadi pendorong kuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk merealisasikan lingkungan yang aman menuju Indonesia Layak Anak.
Kemeriahan peringatan HAN 2026 mewarnai Halaman Kantor Gubernur Riau melalui peragaan Senam SAPA 129, tarian kreasi Melayu massal, hingga pertunjukan drumband anak-anak. Rangkaian atraksi budaya dan seni tersebut menjadi simbol semangat pelestarian tradisi sekaligus perayaan tumbuh kembang generasi muda di Provinsi Riau. Masyarakat dan undangan yang hadir merasa terpukau dengan berbagai atraksi dan penampilan yang dipertunjukkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....