Sosialisasi Madrasah Nyaman, Kemenag Pelalawan Kunjungi Madrasah Daerah 3T
- 24 Jul 2026 10:56 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pangkalan Kerinci - Sulman selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, didampingi Abdul Wahid Kasi Pendis Kemenag Pelalawan, beserta tim bergerak Pendis, Rabu 22 Juli 2026 melakukan perjalanan panjang ke pulau Penyalai Kecamatan Kuala Kampar daerah terluar Kabupaten Pelalawan, yang berbatasan langsung dengan Pulau Kundur Kepualauan Riau. Kunjungan itu dimaksudkan untuk menyosialisasikan madrasah aman dan nyaman di daerah 3T.
Setelah menempuh perjalanan darat dari Pangkalan Kerinci ke pelabuhan Teluk Dalam Selama enam jam, dilanjutkan dengan menaiki speedboat ke Pulau Penyalai Kuala Kampar selama tiga jam. Sesampainya di Penyalai, Sulman langsung mengunjungi Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuala Kampar, untuk bersilaturahmi dan melakukan pembinaan.
"Saya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan Pak Ka KUA beserta jajaran yang mengabdi di daerah terluar ini, semua itu tidaklah dapat dinilai dengan uang, bekerjalah dengan ikhlas, dan sungguh-sungguh dalam melayani umat," tegas Sulman saat memberikan pembinaan.
Setelah sholat Zuhur dilanjutkan dengan pertemuan bersama seluruh guru Madrasah, guru PAI, dan guru Pondok Pesantren.
Dalam kegiatan tersebut Sulman, didampingi kasi dan tim pendis bergerak. Pertemuan berlangsung santai di sebuah kafe di tepi laut.
"Sebagai Kepala Kantor Kemenag Pelalawan, ini pertama kali saya berkunjung ke Pulau Penyalai, ini kami lakukan bersama Kasi Pendis beserta tim karena ingin langsung bertemu dengan bapak ibu guru yang mengabdi didaerah terluar ini. Semoga semua pengajaran yang diberikan kepada anak didik dicatat sebagai amal jariyah," ujarnya
Dalam arahannya Sulman menegaskan peran penting para guru bukan hanya sekedar memberikan pelajaran, akan tetapi juga menciptakan ruang dan lingkungan belajar aman dan nyaman, tidak hanya untuk hari ini, akan tetapi demi masa depan peserta didik.
"Untuk itu saya mengajak kita semua selain mengajar, juga memberikan contoh hidup sehat, Anak-anak jangan jajan sembarangan, hindari produk yang berpotensi menjadi penyakit akud dikemudian hari, bawa air minum dan makanan dari rumah," imbuh Sulman.
Dalam kesempatan itu Kasi Pendis melakukan dialog dengan para guru, terkait keluhan, dan harapannya.
"Paling tidak ada tiga permasalahan dan harapan yang kami tangkap, pertama keluhan para guru Madrasah sejak pasca covid tidak ada lagi tunjangan guru daerah 3 T dari Kemenag, sedangkan untuk guru di Diknas masih tetap diberikan, mereka berharap untuk diberlakukan sama, kedua harapan untuk dapat diangkat sebagai guru PPPK dari Kemenag, karena di pulau penyalai ini tidak ada Madrasah Negeri, hanya Madrasah swasta dan pondok pesantren yang memberikan pendidikan agama pada umat. Terakhir dari guru PAI terkait pembayaran TPG yang belum dibayarkan semua," terang Wahid selaku Kasi Pendis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....