Peserta ISI Padang Panjang dan SMKN 1 Pekanbaru Terharu Juarai iForte NDC
- 01 Apr 2026 19:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Para peserta dari SMK Negeri 1 Pekanbaru dan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang terharu sekaligus menangis bahagia saat diumumkan menjadi juara pertama iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri - Kurasi Offline Pekanbaru, Rabu 1 April 2026. Pengumuman disampaikan setelah semua peserta diundang ke panggung untuk mendengarkan pengumuman resmi dari panitia berdasarkan hasil penilaian tiga orang juri di Mal SKA Pekanbaru untuk kategori SMA / SMK dan universitas / perguruan tinggi.
Juara satu kategori SMA / SMK diraih SMK Negeri 1 Pekanbaru dengan tim Bedelau Smekansa, lalu juara dua SMA Darma Yudha Pekanbaru dengan tim Achievers Traditional Dance serta juara tiga diraih SMA Negeri 2 Dumai dengan tim Sanggar Engku Hamidah.
Sedangkan kategori universitas atau perguruan tinggi, juara 1 diraih Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dengan tim Aua Salilik, juara dua adalah Universitas Islam Riau dengan Sanggar Selodang A serta juara tiga juga dari Universitas Islam Riau dengan Sanggar Selodang B.
Steffi Amelia Putri, juru bicara ISI Padang Panjang mengaku pihaknya terharu, karena perjuangan yang sangat melelahkan mulai dari latihan yang mencapai berbulan-bulan sampai dengan perjalanan panjang dari Padang Panjang ke Pekanbaru yang ditempuh dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.
"Kami puas karena latihan selama ini kan sudah terbayar dengan menjadi juara satu dan juga tidak lupa bersyukur kepada Tuhan dan juga teman-teman semua yang sudah mensupport. Persiapannya mungkin sekitar 2 atau 3 bulan. Sebenarnya kami ini mahasiswa akhir jadi mungkin agak-agak sibuk proposal tapi kami luangkan waktu untuk latihan di IForte," jelasnya.
Dikatakan, diakui perjalanan dari Padang ke sini itu kena macet sehingga sangat melelahkan.
"Soalnya masih suasana lebaran juga kan. Biasanya dari Padang Panjang ke sini cuma 5 jam, kemarin jadi 10-11 jam ya Pak. Jadi mungkin capek yang kita lalui saat perjalanan itu terbayarkan menjadi juara satu sekarang, jadi itu yang membuat kita terharu juga Pak," tambahnya.
Sementara itu, Bunga Nuraini dari SMKN 1 Pekanbaru juga mengaku bersyukur bisa meraih juara pertama.
"Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Allah SWT juga kepada semua guru-guru, orang tua, teman yang sudah mendukung kami dari awal proses mengikuti lomba mulai dari kurasi online hingga kami sampai di titik ini tentu kami tidak lupa dari semua doa-doa mereka. Juga harapan kami juga bisa lebih baik nantinya di nasional tapi karena ini juga perdana kami juga yang mengharapkan bisa sampai nasional itu sudah merupakan pencapaian luar biasa," katanya.
Diakui, persiapannya yang dilakukan mencapai 6 bulan 4 dengan mempersembahkan spirit dan juga semangat perempuan Melayu dalam masa kini.
"Jadi untuk menginspirasi semuanya bahwa orang-orang Melayu Riau yang terus melewati berbagai rintangan dalam kehidupan untuk tetap melestarikan dan merawat budayanya, itu yang kami tampilkan," ucapnya bangga.
Disisi lain, Silvi Liswanda selaku Vice President Director & Deputy CEO - iForte didampingi Saputra Kurniawan selaku Head of Area Sumatera Bagian Tengah - iForte dan Yuliati Roge Hadiyanti sebagai Associate GM Sumatera - iForte menyampaikan bahwa IForte National Dance Competition, Inspirasi Diri, di Pekanbaru sangat luar biasa, semuanya antusias. Jadi tahun lalu kita melihat kreativitas, kemudian anak-anak dari siswa-siswa, mahasiswa, dan juga semuanya itu sangat-sangat antusias untuk mengikuti acara ini. Jadi karena ini adalah kreativitas dan juga menginspirasi kita semua, maka kita akan adakan lagi di Pekanbaru ini," jelasnya.
Pihaknya sangat mengapresiasi apalagi kegiatannya mendapat dukungan yang luar biasa dari banyak pihak.
"Kalau kita lihat sendiri antusiasme dari mahasiswa dan juga pelajar dan juga pada sekolah, guru-guru itu sangat luar biasa. Dan kita lihat tadi acaranya sangat menarik, karena menampilkan keunikan dari Riau sendiri. Jadi kental sekali kita rasakan dari kostum, kemudian dari tarian, kemudian lagunya, kemudian kreativitasnya, luar biasa, sehingga tidak hanya kita yang terhibur, tapi semua pengunjung juga sangat terhibur untuk menyaksikan acara ini. Dan juga pihak mal pun juga merasa sangat bahagia gitu, karena sangat berbeda kan," ujarnya.
Juara pertama dari masing-masing kategori akan mewakili Pekanbaru di Grand Final yang akan diadakan di Jakarta pada bulan April ini. Di ajang tersebut, mereka akan bersaing dengan perwakilan dari 12 regional lainnya, menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaik mereka untuk meraih gelar juara nasional iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri” 2026.
Tiga orang juri pada tahun ini di Pekanbaru adalah Dian Bokir yang merupakan Choreographer Pagelaran Sabang Merauke & Founder Dimar Dance Studio, Wan Harun Ismail selaku Choreographer & Founder Wan Dance Studio serta Rusmedie Agus selaku Director of Pagelaran Sabang Merauke.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....