BASE Jump: Olahraga Ekstrem Sejenis Skydiving

  • 13 Jan 2025 11:15 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Dari Autograph Tower, aksi ekstrem Frederic Fugen menuai banyak rasa penasaran dengan olahraga ekstrem ini. Pada 8 Januari 2025, atlet BASE jump asal Prancis itu, berhasil melakukan lompatan dari Autograph Tower di Jakarta, gedung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 385 meter.

Menurut VOI, Aksi ini menambah daftar prestasi Fugen dalam olahraga ekstrem dan menempatkan Jakarta sebagai destinasi baru bagi komunitas BASE jump internasional.

BASE jump adalah olahraga ekstrem yang melibatkan lompatan dari objek tetap seperti gedung, antena, jembatan, atau tebing. Dilansir dari Validnews, BASE Jump berbeda dengan skydiving yang dilakukan dari pesawat pada ketinggian lebih tinggi, BASE jump dilakukan dari ketinggian lebih rendah, memberikan waktu singkat untuk membuka parasut dan mendarat dengan aman. Oleh karena itu, olahraga ini memerlukan persiapan matang dan keterampilan tinggi.

Peralatan yang digunakan dalam BASE jump berbeda dengan skydiving. BASE jumpers biasanya hanya menggunakan satu parasut yang dirancang khusus untuk pembukaan cepat, mengingat keterbatasan waktu dan ketinggian. Selain itu, mereka sering menggunakan wingsuit untuk mengontrol arah dan kecepatan selama lompatan. Hal ini berbeda dengan skydiving yang umumnya menggunakan dua parasut dan dilakukan dari ketinggian antara 8.000 hingga 14.000 kaki.

Aksi Fugen di Autograph Tower menunjukkan pentingnya persiapan dan perhitungan yang presisi dalam BASE jump. Setiap lompatan memerlukan analisis mendalam terhadap kecepatan angin, titik lompatan, dan area pendaratan. Koordinasi dengan tim pendukung juga krusial untuk memastikan keselamatan selama aksi berlangsung.

Prestasi Fugen tidak hanya mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu BASE jumper terbaik dunia, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah acara BASE jump internasional di masa depan. Dengan keberadaan struktur tinggi dan alam yang menantang, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga dirgantara ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....