Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

  • 28 Jun 2026 11:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau menuntaskan pembangunan dan renovasi sebanyak 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, hingga akhir Juni 2026 seluruh target pembangunan berhasil diselesaikan oleh Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Polda Riau.

"Alhamdulillah, seluruh target pembangunan telah kami selesaikan, sehingga total 110 Jembatan Merah Putih Presisi kini telah selesai dibangun di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau," ujar Ketut, Minggu 28 Juni 2026.

Ia menjelaskan, program tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup pembangunan 27 jembatan yang telah diresmikan Kapolri pada 17 Maret 2026 di Kabupaten Kampar. Selanjutnya, tahap kedua berhasil menyelesaikan pembangunan dan renovasi 83 jembatan tambahan.

Menurut Ketut, pembangunan jembatan merupakan implementasi langsung arahan Presiden agar negara hadir memberikan solusi terhadap persoalan mendasar masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan, keselamatan, dan kesejahteraan.

Pengerjaan proyek melibatkan personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, Ditpolairud, serta jajaran polres di wilayah Polda Riau. Mereka bekerja di berbagai daerah dengan kondisi geografis yang beragam, mulai dari kawasan pesisir, kepulauan, bantaran sungai hingga wilayah pedalaman.

"Jembatan ini membuka akses anak-anak menuju sekolah dengan lebih aman, memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta menggerakkan roda perekonomian desa. Inilah makna sesungguhnya dari pengabdian Polri kepada masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyebut momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi waktu yang tepat untuk mempersembahkan hasil pembangunan tersebut kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan 110 jembatan tidak hanya menjadi capaian infrastruktur, tetapi juga simbol kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Kapolda mengungkapkan, setelah peresmian tahap pertama oleh Kapolri, Polda Riau kini tengah mempersiapkan peresmian 83 jembatan pada tahap kedua yang direncanakan berlangsung dalam rangkaian kegiatan Riau Bhayangkara Run 2026.

"Insya Allah, apabila tidak ada perubahan, ini akan menjadi momentum yang sangat istimewa karena masyarakat tidak hanya merasakan kemeriahan Hari Bhayangkara, tetapi juga menerima manfaat nyata berupa infrastruktur yang telah selesai dibangun," ujarnya.

Irjen Herry berharap seluruh Jembatan Merah Putih Presisi dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama sebagai sarana penghubung aktivitas sosial, pendidikan, dan perekonomian masyarakat.

"Semoga seluruh jembatan ini menjadi warisan pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Bagi kami, Hari Bhayangkara terbaik adalah ketika kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....