MBG Hemat APBD Riau Rp45 Miliar, Kantin Sekolah Tetap Dilibatkan
- 23 Jun 2026 09:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Pusat memberikan dampak positif bagi keuangan daerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencatat efisiensi anggaran hingga Rp45 miliar berkat integrasi pembiayaan konsumsi siswa di sejumlah sekolah berasrama ke dalam program tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Supriadi, mengatakan kehadiran MBG telah membantu mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya untuk kebutuhan makan dan minum siswa di tujuh sekolah boarding school milik Pemprov Riau.
“Kehadiran program MBG telah membantu meringankan beban APBD, khususnya pada pembiayaan konsumsi siswa di tujuh sekolah keguruan atau boarding school milik Pemerintah Provinsi Riau. Nilainya cukup signifikan, mencapai Rp45 miliar. Karena itu, sesuai arahan Pak Plt Gubernur, kami tentu mendukung penuh program MBG sebagai salah satu program strategis nasional,” ujar Supriadi, Selasa 23 Juni 2026.
Menurutnya, anggaran yang berhasil dihemat tersebut dapat dialihkan untuk mendukung berbagai program prioritas daerah lainnya. Efisiensi berasal dari pembiayaan konsumsi di sejumlah sekolah binaan Pemprov Riau, seperti SMA Plus, SMA Pintar, SMA Olahraga, SMK Perikanan, SMK Pertanian, hingga Sekolah Kejuruan Olahraga (SKO).
Dengan terintegrasinya pembiayaan konsumsi siswa ke dalam skema MBG, ruang fiskal daerah menjadi lebih fleksibel dan produktif. Selain itu, program tersebut juga memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah karena dana program disalurkan langsung ke satuan pelayanan yang terlibat.
“Selain efisiensi anggaran, pelaksanaan MBG juga mendorong perputaran ekonomi lokal dan memperkuat daya dukung daerah di tengah tantangan fiskal yang ada,” katanya.
Terkait potensi penurunan pendapatan retribusi dari kantin sekolah akibat pelaksanaan MBG, Pemprov Riau memastikan telah menyiapkan solusi agar pelaku usaha kantin tetap dapat berperan dalam program tersebut.
Supriadi mengungkapkan, sesuai arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, kantin sekolah dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dapur dalam penyelenggaraan MBG.
“Sesuai arahan Kepala BGN, Ibu Nanik S. Deyang, kantin sekolah dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dapur untuk program Makan Bergizi Gratis. Karena itu, akan kami sinergikan dengan program BGN sehingga ke depan kantin-kantin sekolah dapat ikut dilibatkan,” katanya.
Pemprov Riau menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam menjalankan berbagai program strategis nasional, termasuk MBG, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat hingga ke daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....