Ciptakan Kemandirian Pangan dan Pemberdayaan Warga Binaan lewat "Ketapang Lasepa"

  • 15 Apr 2026 16:45 WIB
  •  Pekanbaru
RRI.CO.ID, Meranti - Menciptakan kemandirian pangan lewat program ketahanan pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Selatpanjang, menggelar panen perdana, di Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti. Rabu 15 April 2026.

Kawasan seluas 4 hektar itu kini berhasil di sulap menjadi lahan pertanian yang hijau. Sejumlah jenis sayuran dan buah-buahan tumbuh subur di lahan tersebut.

Kegiatan panen perdana itu dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) kelas II B Selatpanjang, Yopi Febrianda bersama sejumlah pejabat struktural dan staf serta melibatkan sejumlah warga binaan.

"Program ini merupakan program Presiden Prabowo lewat Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Kemenimipas, yakni ketahanan pangan yang melibatkan warga binaan," ujarnya.

Mengusung konsep kemandirian pangan, program ketahanan pangan yang di beri nama, Ketapang Lasepa atau Ketahanan Pangan Lapas Selatpanjang itu kini telah membuahkan hasil.

Untuk panen perdana ini ada sejumlah jenis sayuran dan buah-buahan, seperti kangkung, terong, kacang panjang, cabe rawit hingga semangka. Sementara tanaman lainnya seperti, daun bawang,melon, cabai merah, jagung, mentimun, masih dalam tahap pertumbuhan dan akan masuk dalam tahapan panen selanjutnya.

Hasil dari panen tersebut nantinya akan kembali ke dapur lapas untuk di konsumsi oleh warga binaan. Tak hanya itu, Keterlibatan warga binaan dalam program Ketapang Lasepa, tak hanya menciptakan kemandirian pangan namun juga mampu membuat warga binaan memiliki keahlian di bidang pertanian, sehingga mampu mandiri nantinya.


"Warga binaan yang terlibat sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Meranti. Kita berharap ilmu yang didapat tak hanya berguna bagi program Ketapang Lasepa, namun juga bisa menjadi bekal, saat mereka bebas nantinya," terang Yopi.

Lebih lanjut ia berkomitmen, tak hanya sektor pertanian, sektor budidaya perikanan dan peternakan juga akan menyusul, sehingga akan lebih banyak warga binaan lainnya yang akan terlibat.**
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....