Rest Area Disulap Jadi Katup Pengaman, Arus Balik ke Bakauheni

  • 02 Apr 2026 19:32 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Lampung – Lonjakan volume kendaraan selama arus balik Lebaran 2026 di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) tak terhindarkan. Namun di tengah tingginya mobilitas menuju Pelabuhan Bakauheni, strategi pemanfaatan rest area sebagai titik singgah strategis terbukti menjadi kunci menjaga kelancaran lalu lintas.

Sepanjang periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 hingga 31 Maret 2026, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) mencatat sebanyak 1.012.409 kendaraan melintas di ruas tol tersebut. Angka ini meningkat signifikan hingga sekitar 78 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Tingginya volume kendaraan, khususnya yang mengarah ke Pelabuhan Bakauheni, mendorong HKA untuk menerapkan langkah taktis guna mencegah penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu akses masuk dermaga.

Sebagai solusi, HKA mengaktifkan lima rest area di sepanjang ruas tol sebagai kantong parkir sementara melalui skema delaying system atau sistem penundaan perjalanan. Kelima titik tersebut berada di Rest Area KM 20 B, KM 33 B, KM 49 B, KM 87 B, dan KM 116 B.

Melalui skema ini, kendaraan yang menuju pelabuhan diarahkan untuk berhenti sejenak di rest area guna mengurai kepadatan. Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga distribusi kendaraan tetap merata dan menghindari antrean panjang di pintu masuk pelabuhan.

Berkolaborasi dengan Polda Lampung, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional di titik-titik tersebut. Hasilnya, lonjakan kendaraan yang semula tercatat sebanyak 4.134 unit pada 21 Maret, meningkat tajam hingga kisaran 12.000 hingga 14.653 kendaraan per hari saat puncak arus balik, tetap dapat dikelola tanpa hambatan berarti.

Sebagai operator, HKA juga memastikan seluruh fasilitas di rest area berfungsi optimal. Mulai dari toilet, musala, area makan, hingga ketersediaan BBM di SPBU dipantau secara berkala demi menjaga kenyamanan pengguna jalan selama masa tunggu.

Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan personel menjadi faktor utama keberhasilan strategi ini.

“Prioritas kami adalah memastikan distribusi kendaraan tetap teratur dan aman. Dengan menempatkan kendaraan di kantong-kantong parkir ini, kami memberikan ruang bagi otoritas pelabuhan untuk mengelola kapasitas dermaga tanpa tekanan antrean di jalan raya,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

Ia menambahkan, sistem delaying ini bersifat fleksibel dan hanya diberlakukan saat kapasitas parkir di Pelabuhan Bakauheni mencapai ambang batas. Jika kondisi pelabuhan masih memungkinkan, arus kendaraan di jalan tol tetap berjalan normal.

Di lapangan, personel HKA bersama kepolisian bersiaga penuh selama 24 jam untuk mengawal pergerakan kendaraan. Pemantauan intensif dilakukan guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan terkendali.

Hingga akhir periode arus balik, kondisi lalu lintas di Ruas Tol Bakter terpantau lancar. HKA pun mengimbau pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan prima serta mematuhi arahan petugas demi perjalanan yang aman dan nyaman menuju tujuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....