HKA Maksimalkan Layanan Tol saat Mudik-Balik Lebaran 2026, Andalkan Respons Cepat

  • 27 Mar 2026 22:57 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Mengawal lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026, PT Hakaaston (HKA) mengoptimalkan seluruh fasilitas dan layanan operasional di ruas tol yang dikelolanya. Strategi ini difokuskan pada kelancaran transaksi di gerbang tol serta peningkatan kesiagaan petugas di lapangan.

Sebagai operator jalan tol, HKA memastikan setiap elemen layanan berjalan optimal, mulai dari fungsi gardu tol, keandalan sistem transaksi, hingga kesiapan tim patroli. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir hambatan perjalanan, terutama di titik-titik rawan kepadatan kendaraan.

Plt. Direktur Utama HKA, M. Rozi Rinjayadi, menegaskan bahwa peran HKA selama periode Lebaran tidak hanya sebatas operasional, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga kenyamanan perjalanan masyarakat.

“Selama masa mudik dan arus balik ini, tugas utama HKA adalah menjadi pendukung utama kelancaran perjalanan melalui pemantauan data lalu lintas secara real-time. Dengan data tersebut, kami dapat memetakan titik-titik sibuk secara akurat dan menempatkan personel tambahan serta unit Mobile Reader secara sigap,” ujar Rozi, Jumat 27 Maret 2026 dalam rilis yang disampaikan.

Pendekatan berbasis data ini memungkinkan HKA merespons lonjakan volume lalu lintas (VLL) secara cepat dan tepat, sehingga antrean di gerbang tol dapat ditekan dan arus kendaraan tetap mengalir lancar.

Berdasarkan data operasional, kesiagaan HKA terbukti mampu mengantisipasi peningkatan trafik di sejumlah wilayah strategis. Di Sumatera Bagian Utara, misalnya, lonjakan hingga 120 persen terjadi di Gerbang Tol Stabat, ruas Medan–Binjai pada 23 Maret. Kondisi ini diatasi dengan pengoperasian gardu secara maksimal, terutama saat jam puncak.

Di wilayah Sumatera Bagian Tengah, tepatnya ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar, peningkatan volume kendaraan di Gerbang Tol Sungai Pinang pada 25 Maret juga direspons cepat dengan penambahan personel untuk mempercepat transaksi tapping, khususnya kendaraan yang menuju Kota Pekanbaru.

Sementara itu, di Sumatera Bagian Selatan, Gerbang Tol Itera Kotabaru pada ruas Bakauheni–Terbanggi Besar mencatat kenaikan kendaraan keluar hingga 86 persen pada 24 Maret. Sebagai akses utama dari pelabuhan, kesiapan petugas di titik ini menjadi krusial dalam menjaga kelancaran arus menuju Palembang.

Di wilayah Jabodetabek, meskipun kenaikan volume relatif lebih kecil yakni sekitar 5 persen di Gerbang Tol Cilandak Utama 2 (ruas JORR-S), HKA tetap menjaga kesiapan layanan. Tingginya jumlah kendaraan dalam waktu singkat menuntut keandalan sistem transaksi serta ketelitian petugas di lapangan.

Rozi menambahkan, evaluasi layanan terus dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh sistem dan personel tetap dalam kondisi prima hingga berakhirnya masa operasional Lebaran 2026.

“Kami berkomitmen untuk terus menyiagakan layanan operasional dan personel di seluruh ruas tol, agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama periode Lebaran,” tutupnya.

Dengan strategi berbasis teknologi dan respons cepat di lapangan, HKA berupaya memastikan perjalanan mudik dan balik tahun ini berjalan lebih terkendali, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi para pengguna jalan tol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....