DPRD Pekanbaru Ingatkan Pemudik Hindari Travel Ilegal

  • 20 Mar 2026 10:02 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang arus mudik Lebaran, DPRD Pekanbaru mengingatkan masyarakat yang hendak pulang kampung, khususnya pengguna jasa bus dan travel, agar lebih waspada selama perjalanan. Imbauan ini disampaikan guna mengantisipasi berbagai potensi risiko yang sering muncul menjelang Hari Raya Idulfitri.

Anggota dewan menegaskan pentingnya menggunakan layanan transportasi umum yang legal dan memiliki izin resmi, seperti bus antarkota maupun travel berizin. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penipuan yang sering terjadi saat musim mudik.

Anggota DPRD Pekanbaru, Rois, menyampaikan keberadaan travel ilegal masih menjadi persoalan yang terus berulang setiap tahun. Ia menjelaskan, praktik tersebut biasanya meningkat saat momen Idulfitri, bahkan kerap melibatkan calo yang menawarkan tarif jauh lebih murah guna menarik minat masyarakat.

Penawaran harga rendah tersebut sering kali membuat calon penumpang tergoda, terutama bagi mereka yang ingin pulang kampung dengan biaya lebih hemat. Namun, di balik itu terdapat risiko penipuan hingga ancaman keselamatan yang tidak bisa dianggap sepele.

Rois mengingatkan bahwa kasus travel fiktif masih kerap terjadi setiap tahun dan menimbulkan korban. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak lengah saat memilih transportasi.

“Yang perlu diwaspadai itu travel fiktif. Setiap tahun selalu ada korbannya. Karena itu kami mengingatkan pemudik agar lebih berhati-hati, gunakan operator resmi dan jangan naik kendaraan sembarangan di jalan,” ujar Rois pada Kamis 19 Maret 2026.

Selain menghindari penipuan, penggunaan transportasi resmi juga memberikan jaminan keselamatan yang lebih baik. Hal ini karena kendaraan yang beroperasi secara legal umumnya telah memenuhi standar keselamatan serta melalui uji kelayakan secara berkala.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang membeli tiket secara online agar lebih teliti dalam memeriksa reputasi perusahaan otobus. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur harga murah tanpa memastikan legalitas dan kredibilitas penyedia jasa tersebut.

“Kalau memesan tiket secara online, pastikan dulu rekam jejak perusahaan otobusnya. Jangan mudah tergoda harga murah tanpa memastikan legalitasnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rois mendorong Dinas Perhubungan untuk memperketat pengawasan terhadap praktik transportasi ilegal. Ia meminta adanya razia rutin terhadap travel gelap dan angkutan tidak berizin, khususnya di titik-titik strategis seperti pintu masuk kota.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan potensi kerugian, baik secara finansial maupun dari sisi keselamatan selama perjalanan mudik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....