Tilawah dan Tartil Sering Disamakan, Ini Penjelasannya

  • 27 Feb 2026 11:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Membaca Al-Qur’an bukan hanya soal melafalkan ayat, tetapi juga bagaimana cara membacanya dengan benar. Dalam praktiknya, dikenal dua istilah yang sering digunakan, yakni tilawah dan tartil.

Keduanya sama-sama merujuk pada kegiatan membaca Al-Qur’an, namun memiliki perbedaan dalam gaya, tujuan, dan penekanannya. Memahami perbedaan ini penting agar umat Islam dapat menyesuaikan cara membaca sesuai dengan kebutuhan.

Meskipun terdengar sama, keduanya memiliki gaya membaca Al Qur'an ini tidak sama. Bahkan ada beberapa masyarakat yang menganggap gaya membaca tersebut adalah sama.

Lantas seperti apa perbedaan Tilawah dan Tartil? Melansir berbagai sumber, berikut adalah penjelasannya.

  • Perbedaaan Tilawah dan Tartil

Penceramah Ustadz Daeng Syawal mengatakan bahwa teknik membaca tilawah dan tartil terletak pada tempo kecepatannya. "Tartil itu dia temponya agak lebih cepat, kalau Tilawah agak lambat," ucapnya pada acara siniar Tenda Tanya di YouTube Kaks Production, Kamis, 11 Juni 2025.

Tartil adalah metode membaca Al-Qur'an secara pelan, jelas, dan sesuai tajwid (makhraj/sifat huruf untuk perenungan. Sebaliknya, Tilawah lebih menekankan pada pembacaan indah (mujawwad) dan penghayatan makna.

Tidak hanya itu, Tartil berfokus pada ketepatan teknis, sementara Tilawah pada keindahan lagu dan pendalaman makna. Jika dipahami dengan seksama keduanya memiliki gaya membaca yang sangat berbeda.

  • 1. Definisi & Tempo

Tartil dibaca dengan pelan dan tenang, memastikan setiap huruf keluar dengan benar tanpa terburu-buru. Tilawah sering kali menggunakan tempo yang lebih lambat atau bervariasi (mujawwad) untuk memperindah bacaan.

  • 2. Fokus Utama

Tartil berfokus pada tajwid, makhraj huruf, dan waqaf (tempat berhenti) agar bacaan jelas. Tilawah berfokus pada keindahan suara (irama/lagu) dan penghayatan makna ayat.

  • 3. Tujuan Pembacaan

Tartil bertujuan merenungkan isi ayat (tadabbur). Tilawah bertujuan menyentuh hati dan meningkatkan pengalaman spiritual melalui keindahan lantunan.

  • 4. Konteks Penggunaan

Tartil sering digunakan dalam shalat atau membaca sehari-hari. Sedangkan Tilawah lebih sering dalam konteks musabaqah (MTQ) atau mendengarkan bacaan.

Secara sederhana, Tartil adalah teknik membaca dengan benar dan jelas. Sedangkan tilawah adalah seni membaca dengan indah dan meresapi makna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....