SDM Papua Selatan Menjadi Prioritas Dalam Jabatan Birokrasi

  • 27 Feb 2025 05:56 WIB
  •  Merauke

KBRN,Merauke : Pasca Pilkada 2024 maka Provinsi Papua Selatan yang dimekarkan beberapa tahun silam telah memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur Definitif. Merujuk pada hasil Pilkada 2024 silama dan pelantikan kepala daerah oleh Presiden pada 20/2/2025 maka Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur pertama di Provinsi Papua selatan.

Dengan telah dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan maka diharapkan kepala daerah terpilih memprioritaskan SDM birokrat asal Papua Selatan dalam pengisian jabatan structural di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Usulan ini diutarakan anggota DPR -RI Edoardus Kaize kepada rri.co.id pada hari rabu,26/2/2025.

“ Memang semangat kehadiran provinsi salah satunya adalah pemberdayaan dan peningkatan SDM local termasuk di lingkungan birokrasi Pemerintah Provinsi sehingga ini menjadi konsen Gubernur dan Wakil Gubernur dengan mempertimbangkan aturan kepegawaian sesuai UU Asn,” Ucap Edoardus Kaize.

Selain Birokrat yang telah memenuhi syarat kepegawaian, Pemerintah Provinsi juga hendaknya mendorong birokrat yang belum memenuhi syarat kepangkatan maupun penjenjangan. Ini penting karena menurut anggota Komisi 4 DPR – RI Edoardus Kaize agar Papua Selatan memiliki banyak kader yang siap mengisi jabatan structural di Provinsi maupun 4 Kabupaten di wilayah selatan Papua.

“ Saya hara pada proteksi terhadap pemberdayaan ASN di Papua Selatan termasuk kader kelahiran dan yang selama ini suda berdomisili di wilayah Papua selatan, tetapi saya minta juga agar SDM asli Papua selatan untuk meningkatkan kapasitas dan mengurus penjenjangan seperti PIM dan kenaikan pangkat sehingga memenuhi syarat administrasi pada saat promosi jabatan,” Ucap Anggota DPR RI Edoardus Kaize.

Anggota DPR -RI asal Dapil Papua Selatan ini menyarankan agar rekrutmen SDM asal luar daerah untuk mengisih jabatan structural dapat dilakukan jika tidak terdia SDM di wilayah setempat.” Ya kalua memang untuk jabatan tertentu tidak dapat dipenuhi ASN di Papua Selatan maka berpotensi untuk direkrut dari luar daerah dan hal ini dapat saja dilakukan,” sebut Ketua DPD PDIP Papua Selatan Edoardus Kaize.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....