Liburan Kreatif Perkuat Bonding Orang Tua dan Anak

  • 20 Jul 2026 21:24 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Liburan sekolah menjadi momen yang tepat bagi orang tua untuk mempererat hubungan dengan anak melalui kegiatan yang kreatif, aktif, dan edukatif. Hal itu disampaikan Suci, ibu rumah tangga sekaligus perwakilan Sanggar Diana Public Speaking, dalam program siaran RRI Palembang bertema "Liburan Kreatif, Mainnya Aktif, Otaknya Produktif".

Menurut Suci Lestari, masa libur sekolah yang berlangsung sekitar tiga hingga empat pekan sebaiknya tidak diisi dengan tambahan pelajaran formal. Orang tua justru perlu menghadirkan suasana yang menyenangkan agar anak kembali bersemangat saat memasuki tahun ajaran baru.

"Tujuannya agar anak tetap kreatif dan produktif selama di rumah, tanpa merasa terbebani atau jenuh dengan aktivitas belajar seperti di sekolah," ujarnya, dalam sesi obrolan di program acara Dunia Anak di RRI Palembang, Minggu

Suci mengatakan, salah satu cara yang diterapkan keluarganya adalah mengajak anak mengunjungi tempat-tempat edukatif, seperti museum dan situs bersejarah di Palembang. Selain menambah pengetahuan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman baru yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu anak.

Ia mengaku terinspirasi dari psikolog Pritta Tyas yang menganjurkan orang tua memanfaatkan masa liburan untuk memperkuat bonding dengan anak. Kedekatan tersebut dinilai penting agar komunikasi dalam keluarga semakin terbuka.

“Generasi Alpha membutuhkan pendekatan belajar yang berbeda, yakni belajar sambil bermain dan bereksplorasi. Dengan cara itu, anak tidak merasa sedang menjalani pembelajaran formal, tetapi tetap memperoleh pengalaman yang bermakna,” jelasnya.

Selain itu, kunjungan ke museum juga menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai. Orang tua diharapkan dapat menghadirkan aktivitas yang lebih menarik sehingga anak tidak hanya menghabiskan waktu di depan layar.

Dalam kesempatan itu, salah seorang narasumber cilik, Asiya Zifana Widodo atau dipanggil Zizi, mengaku senang mengunjungi Museum Balaputradewa dan Museum Perjuangan Rakyat Monpera. Menurutnya, museum membuatnya dapat mempelajari sejarah Palembang secara langsung.

Sementara itu narasumber cilik lainnya yakni Raihanah Rembulan Sakinah atau di panggil Bulan, juga mengaku menyukai kegiatan mengunjungi museum karena memperoleh banyak ilmu baru. Meski baru berkesempatan mengunjungi museum bersama rombongan sekolah, pengalaman tersebut membuatnya semakin tertarik mempelajari sejarah.

“Pernah ke museum bersama guru dan teman sekelas, dan kami mendapat ilmu dan wawasan tentang sejarah kota Palembang dan Sumatera Selatan. Dengan berkunjung ke museum kami merasa mendapat wawasan baru sambil berlibur,” Ujar Bulan.

Suci juga menerapkan aturan penggunaan gawai di rumah. Anak-anak diberikan batas waktu bermain gadget dan diarahkan untuk membaca buku maupun melakukan aktivitas lain yang lebih bermanfaat.

Zizi mengatakan dirinya memahami aturan tersebut karena percaya orang tuanya ingin dirinya tumbuh menjadi anak yang cerdas dan tidak kecanduan gawai.

Sementara Bulan mengaku lebih sering memanfaatkan telepon genggam untuk mencari informasi dan belajar melalui internet. Jika menemui kesulitan, ia banyak dibantu oleh sang ayah yang memiliki kemampuan di bidang bahasa Inggris dan matematika, selain tetap berdiskusi dengan ibunya.

Bagi Suci, kedekatan antara orang tua dan anak merupakan fondasi utama dalam membangun karakter. Ia berharap ketika anak menghadapi persoalan, orang tua menjadi tempat pertama yang mereka percaya untuk mencari solusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....