Tiga Modal Utama Menjadi Pemandu Wisata Profesional
- 04 Jun 2026 20:00 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pelaku usaha Palembang Good Guide, Zaim, membagikan tiga modal utama menjadi pemandu wisata profesional.
- Modal pertama adalah menyukai kegiatan mengobrol dan berkomunikasi dengan banyak orang.
- Modal kedua adalah banyak membaca dan aktif mencari informasi baru.
- Modal ketiga adalah senang berjalan-jalan dan mengetahui rute wisata.
RRI.CO.ID, Palembang - Profesi pemandu wisata kerap dianggap pekerjaan sampingan yang tidak memerlukan keahlian khusus. Namun, pelaku usaha Palembang Good Guide, Zaim membuktikan bahwa menjadi pemandu wisata adalah profesi serius yang penuh dampak.
Zaim yang kini sedang menempuh studi magister di Turki membagikan tiga modal utama menjadi pemandu wisata profesional. Ia menyampaikannya dalam acara SPADA Budaya dan Pariwisata Pro 2 RRI Palembang, Minggu, 31 Mei 2026.
Menurutnya, modal pertama adalah senang mengobrol dan berkomunikasi dengan banyak orang secara aktif. Zaim sengaja memilih kata mengobrol dibanding storytelling karena seorang guide tidak hanya bercerita, melainkan juga mengajak wisatawan berkomunikasi dua arah.
"Saya mengistilahkannya mengobrol bukan storytelling, karena kita tidak hanya menceritakan sesuatu tapi juga mengajak berkomunikasi," ujar Zaim. Interaksi dua arah inilah yang membedakan pemandu biasa dengan pemandu wisata yang benar-benar berkesan.
Lalu, ia mengatakan bahwa modal kedua adalah senang membaca dan aktif mencari informasi sebanyak-banyaknya. "Kalau isinya kosong tidak akan bisa ngobrol yang informatif," tegasnya..
Tak hanya itu, senang jalan-jalan untuk mengenal setiap sudut kota secara langsung yang perlu dimiliki pemandu wisata. Seorang pemandu yang tidak hafal rutenya sendiri tentu tidak akan bisa memandu wisatawan dengan baik dan meyakinkan.
Zaim juga menekankan bahwa pemandu wisata harus memiliki unsur hiburan dalam setiap pemanduan. "Harus ada unsur entertain atau menghibunya, karena sebagai pemandu harus menyenangkan," jelasnya.
Soal latar belakang pendidikan, Zaim menegaskan bahwa profesi ini terbuka untuk semua jurusan tanpa terkecuali. Para pemandu wisata juga dapat bergabung dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia atau HPI sebagai wadah resmi profesi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....