Duta Pariwisata Sumsel 2026 Gaungkan Peran Anak Muda
- 07 Mei 2026 09:05 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang — Duta Pariwisata Sumsel menegaskan peran mereka bukan sekadar gelar tetapi sebagai penggerak promosi budaya, wisata, dan kearifan lokal. Hal ini disampaikan dalam Siaran Budaya Belajasumba Pro 4 RRI Palembang pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Runner Up I Duta Pariwisata Putri Sumsel 2026, Nabilla Putri Amanda, mengatakan, anak muda harus memberi kontribusi nyata. Menurutnya, generasi muda dapat memulai dari lingkungan terdekat dan hal sederhana.
“Anak muda harus bisa bermanfaat dan merepresentasikan daerahnya,” ujar Nabilla. Ia ingin membuktikan generasi muda mampu berprestasi melalui pariwisata.
Runner Up II Duta Pariwisata Putra Sumsel 2026, Ilham Hapisin, mengaku tertarik setelah melihat potensi wisata daerahnya. Ia kemudian mengikuti seleksi menjadi Duta Pariwisata melalui video kreatif tentang Danau Ranau.
“Potensi wisata OKU Selatan sangat besar dan harus dikenal luas,” katanya. Ilham menyebut Danau Ranau memiliki panorama dan budaya menarik untuk dikenalkan ke khalayak ramai.
Dalam ajang Duta Pariwisata Sumsel 2026, Nabilla membawa advokasi bernama Witera atau Wisata Tentram dan Ramah Alam. Program ini difokuskan mengedukasi masyarakat mengurangi penggunaan sampah plastik dan menjaga kebersihan di kawasan wisata.
“Masyarakat harus mulai membiasakan menggunakan botol minum sendiri dan tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya. Langkah kecil itu dinilai membantu menjaga kebersihan tempat-tempat wisata di Palembang.
Sementara itu, Ilham menjalankan kampanye digital melalui media sosial yang ia tangani sendiri. Programnya bernama PGMMP atau Pesan Generasi Muda Melestarikan Pariwisata.
“Aku menyampaikan edukasi wisata lewat media sosial di Instagram,” ujarnya. Cara itu Ia nilai efektif menjangkau generasi muda masa kini yang lebih sering mengakses internet setiap waktu.
Keduanya juga menilai media sosial menjadi sarana penting promosi destinasi wisata lokal. Konten kreatif seperti video pendek ataupun unggahan foto dinilai mampu mengenalkan wisata yang kurang mendapat perhatian di Sumsel.
Nabilla mencontohkan Kampung Gerabah Palembang di daerah Sei Selincah yang masih jarang dikenal masyarakat. Sedangkan Ilham merekomendasikan Air Terjun Subik Tuha di seputaran Danau Ranau, OKU Selatan.
“Kita harus menjaga dan melestarikan wisata daerah sendiri,” tutup Ilham. Mereka berharap generasi muda semakin peduli terhadap budaya dan pariwisata Sumsel terutama yang hampir hilang dan tidak terekspos.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....