Masjid Nabawi, Pilar Dakwah Islam di Madinah

  • 23 Nov 2025 07:13 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Madinah dikenal sebagai kota suci kedua dalam Islam dan menjadi lokasi penting bagi sejarah penyebaran agama. Salah satu tonggaknya adalah Masjid Nabawi yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW setelah hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Mutowif perjalanan umrah Zafatour, Ustaz Ulil menyampaikan penjelasan tersebut kepada jamaah saat tiba di Tanah Haram Madinah, Jumat (31/10/2025). Ia menekankan bahwa Masjid Nabawi adalah salah satu dari tiga pilar utama dakwah Islam yang didirikan oleh Rasulullah.

“Masjid Nabawi dibangun oleh Rasulullah, sebagai salah satu pilar dari tiga pilar lainnya bagi penyebaran Islam di Madinah,” kata Ustaz Ulil. Ia juga menjelaskan bahwa jamaah haji biasa melaksanakan ibadah Arbain sebanyak 40 kali shalat wajib berturut-turut di masjid ini.

Masjid Nabawi dibangun pada tahun 622 M dengan material sederhana seperti batang dan pelepah kurma, namun terus mengalami renovasi hingga menjadi salah satu masjid terbesar di dunia. Masjid ini menjadi pusat ibadah, kegiatan sosial, hingga pemerintahan umat Islam pada masa awal.

“Di dalam kompleks Masjid Nabawi terdapat makam Rasulullah bersama dua sahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab,” ungkap Ustaz Ulil. Ia juga menyebut bahwa shalat di Masjid Nabawi memiliki nilai pahala luar biasa, hanya kalah dengan Masjidil Haram.

Sejak awal berdirinya, Masjid Nabawi telah menjalankan berbagai fungsi penting, seperti tempat shalat berjamaah, pusat pendidikan, hingga perawatan medis. Masjid ini menjadi simbol dari kehidupan masyarakat Islam yang terpadu antara agama dan sosial.

Ustaz Ulil melanjutkan bahwa pembangunan Masjid Nabawi merupakan pilar pertama dakwah Islam di Madinah. Pilar kedua adalah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, serta pilar ketiga adalah menetapkan konstitusi untuk kehidupan umat Islam.

Menurutnya, ketiga pilar tersebut menjadi pondasi kuat dalam membentuk masyarakat Islam yang harmonis dan beradab. “Melalui Masjid Nabawi, dakwah Islam ditegakkan, persatuan dijaga, dan hukum Islam ditegakkan,” tutup Ustaz Ulil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....