Masjid Ghamamah, Saksi Sholat Istisqa Rasulullah
- 15 Nov 2025 14:55 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Masjid Ghamamah menjadi salah satu lokasi penting dalam sejarah peradaban Islam yang patut dikenali umat Muslim. Masjid yang dikenal juga dengan nama Masjid Awan ini terletak sekitar 300 meter di sebelah barat daya Masjid Nabawi, Madinah.
Dalam perjalanan umrah dan wisata religi Zafatour, Sabtu (1/11/2025), Ustaz Ulil mengajak jamaah mengenal masjid-masjid bersejarah. Salah satunya Masjid Ghamamah yang menyimpan kisah turunnya hujan setelah Rasulullah SAW melaksanakan sholat istisqa.
“Masjid ini dahulu adalah tanah lapang tempat Rasulullah melaksanakan sholat Id dan sholat meminta hujan,” jelas Ustaz Ulil. Ia mengatakan, saat masa paceklik, masyarakat Madinah meminta Rasulullah memimpin doa agar Allah menurunkan hujan.
Rasulullah kemudian mengajak sahabat dan masyarakat melaksanakan sholat istisqa di tempat tersebut dengan penuh keikhlasan. Tak lama setelah itu, awan berkumpul dan hujan pun turun—peristiwa ini menjadi asal nama Ghamamah, yang berarti awan.
“Awan saat itu menaungi Rasulullah dari panas terik matahari, lalu turunlah hujan yang menyuburkan Madinah,” jelasnya. Peristiwa ini dikenang sebagai bukti kekuatan doa dan sholat yang dilandasi keimanan di tengah masa krisis.
Pada masa kekhalifahan Umar bin Abdul Azis (86-93 H), tempat itu dibangun menjadi masjid dan telah beberapa kali direnovasi. Dari tanah lapang yang sederhana, lokasi tersebut kini menjadi simbol spiritual dan sejarah perjuangan umat Islam awal.
Masjid Ghamamah juga dikenal sebagai lokasi pertama Rasulullah melaksanakan sholat Idul Fitri dan Idul Adha secara berjamaah. Keberadaannya memperkuat nilai ziarah religi dan pentingnya mengenang jejak dakwah Rasulullah secara utuh di Tanah Suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....