Kopi Rimba Candi Berpotensi Menjadi Ikon Baru Kopi
- 21 Agt 2025 21:07 WIB
- Palembang
KBRN, Pagar Alam: Seorang petani dan prosesor kopi Frans Wicaksono (58 tahun) penemu kopi dengan kulit berwarna kuning yang tinggal di kawasan Rimba Candi didatangi kelompok KKN Unsri dan tim Desa Wisata Gunung Dempo. Kegiatan ini dalam bentuk silahturahmi dan juga pembuatan video wisata di Pagaralam.
Wawan Alamsyah selaku Ketua Desa Wisata Gunung Dempo mengatakan, banyak hal yang didapat dari kegiatan ini sebagai penambah data penunjang wisata dan ilmu bagi para peserta KKN Unsri.
“Kami berkesempatan bersilaturahmi dan berbincang dengan Om frans begitu kerap ia disapa, di kediamannya di Rimba Candi, kelurahan Candi Jaya,kecamatan Dempo Tengah kota Pagar Alam Sumatera Selatan,” ujar Wawan saat berbincang dengan RRI, Kamis (21/08/2025).
Wawan juga mengatakan, Pagar Alam selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan dan perkebunan nasional, namun citranya di bidang kopi masih belum sekuat daerah lain seperti Aceh Gayo, Toraja, atau Kintamani. Padahal, Pagar Alam sebagai salah satu wilayah di Sumsel memiliki potensi kopi yang sangat besar dan berkualitas. Salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Pagar Alam adalah Rimba Candi.
“Curah hujan yang stabil, serta tanah vulkanik subur menjadikan kopi dari kawasan ini memiliki cita rasa khas dengan keasaman seimbang, body kuat, dan aroma flora yang memikat. Ironisnya, meskipun Sumatera Selatan tercatat sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, nama kopi dari Pagar Alam khususnya,” jelas Wawan.
Dari penjelasan Om Frans melalui Wawan mengatakan kalau Rimba Candi yang belum dikenal luas di pasar nasional maupun internasional. Hal ini lebih disebabkan oleh kurangnya branding, promosi, dan posisi di pasar dibandingkan kopi dari daerah lain.
“Mengangkat nama kopi Pagar Alam, khususnya dari Rimba Candi, bukan hanya akan memperkuat identitas Sumatera Selatan sebagai sentra kopi Nusantara. Hal ini juga membuka peluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal, memperluas pasar ekspor, serta menghadirkan alternatif cita rasa kopi Indonesia yang unik dan berdaya saing,” ujarnya.
Om Frans dan Wawan sepakat, dengan strategi pengembangan yang tepat-mulai dari branding, sertifikasi, pengolahan pascapanen, hingga promosi digital. Kopi Rimba Candi berpotensi menjadi ikon baru kopi Indonesia di kancah dunia, sejajar dengan kopi-kopi legendaris lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....