Kopi Tasik Hadirkan Konsep Ngopi Dekat Kawasan Wisata

  • 24 Feb 2026 20:58 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang – Kehadiran Kopi Tasik di kawasan wisata Kambang Iwak diminati masyarakat. Sejak resmi dibuka pada 27 Maret 2025, kafe ini terus melakukan pembaruan demi memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Supervisor Kopi Tasik, Ayu Nova Wahyuni, mengatakan berbagai renovasi telah dilakukan, termasuk mengubah area outdoor menjadi indoor agar lebih nyaman. Selain itu, kini tersedia ruangan VIP untuk kebutuhan acara khusus.

“Awalnya konsepnya lebih banyak outdoor, sekarang sudah kami tutup jadi indoor. Ada juga ruangan VIP untuk tamu yang ingin lebih privat,” ujarnya.

Tak hanya menyajikan aneka kopi, Kopi Tasik juga menghadirkan menu sarapan all you can eat mulai dari Rp25.000 serta berbagai pilihan makanan ala carte untuk keluarga.

Khusus Ramadan, Kopi Tasik menawarkan paket buka puasa bersama seharga Rp75.000 net per orang. Paket tersebut sudah termasuk makanan utama, aneka snack, serta minuman.

“Untuk bukber Rp75.000 sudah lengkap, jadi pengunjung tinggal datang dan menikmati,” jelas Ayu.

Dari sisi pengunjung, Ayu mengungkapkan mayoritas pelanggan berasal dari kalangan Gen Z dan bapak-bapak. Menariknya, masing-masing memiliki selera berbeda dalam memilih minuman.

“Kalau bapak-bapak biasanya pesan Americano. Kalau Gen Z lebih suka creamy latte atau kopi susu gula aren,” katanya.

Lokasinya yang berdekatan dengan hotel dan tempat wisata turut memberi dampak positif. Saat okupansi hotel penuh, banyak tamu yang memilih sarapan dan ngopi di Kopi Tasik. Selain itu, pengunjung yang berolahraga pagi maupun sore juga kerap mampir.

Waktu paling ramai biasanya saat jam sarapan dan sore menjelang malam. Kopi Tasik buka mulai pukul 06.30 hingga 01.00 WIB.

Untuk menambah suasana hangat, live musik hadir setiap hari kecuali Minggu. Terdapat empat talent berbeda yang tampil bergantian dari Senin hingga Sabtu.

Dari sisi kuliner, menu best seller di Kopi Tasik adalah nasi tempong. Menu ini memiliki ciri khas tersendiri dibanding tempat lain.

“Nasi tempong kami beda. Lalapannya banyak, nasinya diberi tambahan furikake supaya lebih gurih. Lauknya juga variatif, ada ayam mentega, ayam goreng, lele, bebek, sampai udang,” jelas Ayu.

Sementara untuk minuman, creamy latte menjadi favorit pelanggan. Perpaduan kopi, susu, dan gula aren disebut memiliki rasa yang seimbang dan lebih creamy.

Ke depan, manajemen berharap Kopi Tasik semakin dikenal luas oleh masyarakat dan menjadi tempat ngopi favorit, khususnya di kalangan anak muda.

Selain untuk nongkrong, Kopi Tasik juga dapat digunakan untuk gathering, reuni, arisan, hingga ulang tahun. Kapasitas ruang indoor mampu menampung sekitar 100 orang.

“Harapannya Kopi Tasik makin ramai, omzet terus meningkat, dan semakin dikenal masyarakat luas,” tutup Ayu.

Bottom of Form

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....