Kisah Sukses Pasangan di Balik Bakso Meletup
- 08 Jun 2025 07:55 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Bakso adalah kuliner yang tak lekang oleh waktu. Dari masa ke masa, makanan ini tetap digemari oleh pecintanya dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Di tengah banyaknya pilihan bakso yang bermunculan, satu nama berhasil mencuri perhatian pecinta kuliner di Palembang, yaitu "Bakso Meletup". Bukan hanya soal rasa, kisah di balik usaha ini pun menginspirasi.
Yeni dan Putra, pasangan suami istri sekaligus owner Bakso Meletup, berbagi cerita mereka saat berbincang di Program Santai Siang edisi UMKM Pro 2 RRI Palembang, Selasa (3/6/2025). Perjalanan usaha mereka dimulai dari titik nol. Dari membuka warung sederhana hingga mencoba dunia tambal ban, sebelum akhirnya menemukan jalannya di dunia kuliner.
“Awalnya kami memang berwirausaha setelah tidak lagi bekerja kantoran. Kami memutuskan untuk membuka usaha sendiri agar bisa kerja berdua sama-sama. Sempat buka warung, terus saya merambah ke dunia mekanik, menjadi seorang penambal ban. Akhirnya kami menemukan yang cocok untuk kami, yaitu berjualan bakso. Makanya hadirlah Bakso Meletup ini,” ungkap Putra.
Menemukan resep bakso yang pas tentu bukan perkara mudah. Namun semangat untuk terus mencoba menjadi kunci keberhasilan mereka. Putra aktif mencari referensi, sementara Yeni meracik dan menguji rasa demi rasa. Dari situlah lahir “resep rahasia” yang kini menjadi ciri khas Bakso Meletup.
Dengan mengutamakan inovasi, Bakso Meletup menawarkan berbagai varian yang menggoda selera.
“Ada bakso meletup untuk pecinta pedas, karena di dalamnya ada cabai. Bisa juga dikombinasikan dengan kuah merah. Ada bakso mozarella yang cocok untuk anak-anak. Lalu ada juga bakso kikil, buat yang suka tekstur kenyal. Pilihan kuah bisa disesuaikan, mau yang kaldu atau yang pedas,” jelas Yeni.
Selain menyajikan rasa yang istimewa, usaha ini juga berdampak sosial positif. Berlokasi di Simpang Dogan, Bakso Meletup kini menjadi sumber penghidupan bagi beberapa karyawan.
“Alhamdulillah bisa membuka kesempatan kerja untuk orang-orang di sekitar. Kami buka dari jam 8 pagi sampai 9 malam, pegawai kami juga stand by jadi bisa melayani kapan pun,” tambah Putra.
Dengan kerja keras dan kekompakan, Yeni dan Putra berharap Bakso Meletup terus berkembang, membuka cabang-cabang baru, dan menjadi usaha keluarga yang dapat diwariskan.
“Harapan kami usaha ini bisa terus tumbuh, membuka lebih banyak lapangan kerja, dan suatu saat nanti bisa jadi usaha turun-temurun yang dilanjutkan oleh anak kami,” tutup mereka penuh harap.
Di balik semangkuk bakso yang meletup rasa, tersimpan kisah perjuangan, cinta, dan cita-cita besar. Bakso Meletup bukan sekadar kuliner, tapi juga simbol dari mimpi yang diracik dengan rasa dan kerja keras.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....