Mejaga Keberkahan Hidup dan Ketenangan Batin dengan Infak

  • 28 Jan 2026 14:59 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Infak memiliki peran penting dalam menjaga keberkahan hidup dan ketenangan batin dan punya pengaruh dalam kehidupan seorang mukmin mulai dari kesempitan hidup hingga hilangnya keberkahan rezeki. Hal ini disampaikan Ustaz Imron Taslim Mudir Ponpes Tadabur Al Qur'an dan Dosen UIN Raden Fatah Palembang ketika menjadi narasumber acara Mutiara Pagi melalui telpon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Selasa 27 Januari 2026.

“Infak dan shalat itu adalah pasangan, ketika seseorang enggan berinfak, hidupnya akan dibuat sempit dan penuh kegelisahan sehingga seorang mukmin harus menyeimbangkannya,” tegas Ustaz.

Menurut Ustaz Imron, keengganan berinfak tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga berpengaruh pada kehidupan sosial dan ekonomi. Ia menilai bahwa harta yang tidak ditunaikan haknya berpotensi mendatangkan kesulitan dalam keluarga, usaha, dan lingkungan pergaulan. 

“Allah bisa menggantikan seseorang dengan kaum lain yang lebih amanah dalam mengelola dan menginfakkan harta,” katanya.

Ia juga menyoroti dampak tidak berinfak terhadap kemiskinan di masyarakat. Ketika harta hanya berputar di kalangan tertentu, kesenjangan sosial akan semakin lebar. 

Orang yang enggan berinfak berarti ikut melestarikan kemiskinan. Hal ini dikarenakan harta seorang mukmin tidak beredar kepada yang membutuhkan dan membuat kemiskinan terjadi dimana mana.

Ustaz Imron mengajak masyarakat untuk membangun keikhlasan dalam berinfak dengan memperkuat iman dan pemahaman agama. Ia menekankan bahwa infak bukan semata-mata kewajiban orang kaya melainkan jalan bagi siapa pun yang ingin meraih keberkahan dan ketenangan hidup.

“Infak bisa dilakukan dalam kondisi lapang maupun sempit, karena di situlah letak keikhlasan tidak harus menunggu banyak harta dulu baru berinfak," pesan Ustaz menutup obrolan.

Rekomendasi Berita