Lawan Tekanan Digital, IJTI Sumsel Gelar Turnamen Minisoccer

  • 04 Jul 2026 18:35 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Jurnalis Sumatera Selatan menyelenggarakan turnamen Fun Game Minisoccer Piala Ketua IJTI Sumsel 2026 dengan tujuh tim dari berbagai pos liputan untuk menunjukkan eksistensi dan solidaritas di tengah tantangan disrupsi media digital.
  • Ketua IJTI Sumsel Muhammad David menekankan bahwa standar verifikasi, konfirmasi, dan kaidah jurnalistik adalah nilai pembeda dan kekuatan media televisi arus utama di era konten instan.
  • Wali Kota Palembang Ratu Dewa mendukung inisiatif ini dan mengingatkan bahwa jurnalisme objektif adalah pilar penting untuk mengawal pembangunan daerah dan memberikan informasi akurat kepada publik.

RRI.CO.ID, Palembang - Jurnalis di Sumatera Selatan melepas sejenak rutinitas peliputan mereka untuk turun ke lapangan hijau di Stadion Kamboja, Palembang. Melalui turnamen Fun Game Minisoccer Piala Ketua IJTI Sumsel 2026, para pemburu berita ini mengirimkan pesan kuat: mereka tetap solid dan eksis di tengah hantaman disrupsi media digital.

Sebanyak tujuh tim dari berbagai pos liputan—mulai dari hukum, ekonomi, hingga tim internal TVRI—bertanding selama dua hari. Turnamen ini menjadi ruang jeda sekaligus refleksi bagi para jurnalis yang sehari-hari dikejar tenggat waktu.

Ketua IJTI Sumsel, Muhammad David, menegaskan bahwa lapangan hijau adalah tempat untuk menyalakan kembali standar profesionalisme yang mulai luntur di era media sosial.

"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa eksistensi wartawan televisi di Sumatera Selatan masih kuat, meskipun industri media saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah," ujar David pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Di tengah gempuran konten instan yang kerap mengabaikan akurasi, David mengingatkan bahwa verifikasi adalah benteng terakhir media arus utama.

"Media televisi memiliki standar proses verifikasi, konfirmasi, dan kaidah jurnalistik sebelum informasi sampai ke publik. Inilah nilai pembeda dan kekuatan kami," tambahnya.

Langkah jurnalis ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Palembang. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menilai pers objektif adalah mitra strategis untuk mengawal pembangunan daerah.

"Melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan membangun, masyarakat memperoleh informasi yang akurat. Jurnalis adalah pilar informasi kebijakan pemerintah," kata Ratu Dewa.

Ia juga meminta agar atmosfer sportivitas di lapangan dapat dibawa ke dalam tugas jurnalistik sehari-hari, di mana kolaborasi jauh lebih penting daripada sekadar kompetisi yang saling menjatuhkan.

"Kemenangan terbesar adalah ketika kita mampu membangun solidaritas dan kebersamaan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....