Sumsel United Optimistis Lolos Club Licensing 2025/26

  • 19 Mei 2026 09:55 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Manajemen Sumsel United memastikan akan mengajukan banding terhadap hasil Club Licensing Cycle 2025/26 yang diumumkan I.League sesuai regulasi nasional dan standar Asian Football Confederation (AFC).

Klub berjuluk Laskar Juaro itu optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk memperoleh status Granted sehingga dapat mengikuti kompetisi Championship musim 2026/2027 tanpa sanksi pengurangan poin.

Direktur Utama PT Cahaya Sumsel Utama Erick Yuniman mengatakan hasil Club Licensing Cycle 2025/26 yang diumumkan I.League pada Rabu, 13 Mei 2026 belum bersifat final karena masih merupakan keputusan tingkat pertama.

Menurut Erick, Sumsel United akan memanfaatkan masa banding yang diberikan hingga 22 Mei 2026 untuk melengkapi seluruh dokumen yang masih dibutuhkan.

"Dari lima aspek yang dibutuhkan dalam proses Club Licensing Cycle seperti sporting, infrastruktur, administrasi dan personel, legalitas, hingga kondisi finansial klub. Kita hanya tinggal melengkapi surat dari auditor saja. Mudah-mudahan Senin, 18 Mei 2026 nanti semuanya sudah beres," ungkapnya, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ia menjelaskan, dari lima aspek penilaian yang mencakup sporting, infrastruktur, administrasi dan personel, legalitas, serta finansial klub, Sumsel United hanya tinggal melengkapi dokumen audit keuangan.

Erick menegaskan manajemen Sumsel United mendukung penuh program Club Licensing Cycle yang diterapkan I.League sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme dan tata kelola klub sepak bola Indonesia.

"Program Club Licensing Cycle sangat baik, karena membuat klub dapat terus melakukan pengembangan di berbagai aspek. Serta mendukung peningkatan kualitas kompetisi sepakbola Indonesia yang lebih baik ke depan," harapnya.

Sebelumnya, I.League telah mengumumkan hasil Club Licensing Cycle 2025/26 dengan delapan klub memperoleh status Granted untuk kategori lisensi ACL 2 dan delapan klub lainnya mendapatkan status Granted with Sanctions.

Sementara itu, untuk lisensi Super League terdapat 25 klub yang memperoleh status Granted, termasuk 16 klub pemegang lisensi ACL 2 yang otomatis memenuhi persyaratan lisensi Super League.

Sedangkan pada kategori lisensi Championship, FC Bekasi City menjadi klub yang memperoleh status Granted.

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra mengatakan proses club licensing menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan standar profesionalisme dan keberlanjutan pengelolaan klub sepak bola di Indonesia.

“Club licensing bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepakbola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....