Peluang Timnas U-17 Masih Terbuka di Piala Dunia

  • 04 Nov 2025 00:24 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Pengamat sepak bola nasional M. Kusnaeni menilai perjuangan timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 tidak akan mudah, tetapi peluang untuk melangkah ke babak gugur masih sangat terbuka.

Menurut Kusnaeni, format turnamen yang memberi kesempatan delapan peringkat ketiga terbaik lolos ke babak 32 besar menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Artinya, satu kemenangan di fase grup bisa menjadi tiket berharga menuju babak berikutnya.

“Dengan format seperti ini, satu kemenangan saja bisa sangat menentukan. Kalau tidak jadi runner-up grup, Indonesia masih bisa bersaing di peringkat ketiga terbaik,” ujar M Kusnaeni, Senin (3/11/2025).

Ia menilai laga perdana melawan Zambia merupakan kesempatan terbaik bagi Garuda Muda untuk meraih poin penuh. Kusnaeni berpendapat bahwa di level U-17, Zambia bukanlah kekuatan besar di Afrika, sehingga peluang Indonesia cukup terbuka.

“Di kelompok usia ini, Zambia bukan tim Afrika yang paling menakutkan. Justru ini peluang bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan kemenangan penting di laga pertama,” jelas pria yang akrab disapa Bung Kus itu.

Kusnaeni juga mengingatkan bahwa pengalaman uji coba melawan Pantai Gading U-17 dan Mali U-17 akan sangat membantu kesiapan Indonesia. Dalam dua laga tersebut, tim asuhan Nova Arianto menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi mental maupun organisasi permainan.

“Menahan imbang Pantai Gading tanpa gol adalah hasil positif. Apalagi Pantai Gading itu semifinalis zona Afrika, sedangkan Zambia cuma sampai perempat final. Jadi dari situ kita bisa optimis,” kata Kusnaeni.

Menurutnya, uji coba melawan dua tim Afrika itu menjadi modal penting untuk memahami karakter permainan cepat dan fisik khas tim-tim dari benua hitam.

“Dari pengalaman itu, Indonesia sudah tahu bagaimana mengantisipasi permainan keras dan cepat khas Afrika. Itu modal mental yang sangat besar,” tambahnya.

Bung Kus menilai, laga kedua kontra Brasil akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Indonesia. Namun ia berharap, setelah menghadapi Zambia dengan hasil positif, tim Garuda Muda bisa tampil lebih percaya diri menghadapi dua laga tersisa melawan Brasil dan Honduras.

“Kalau bisa menang lawan Zambia, kepercayaan diri anak-anak pasti meningkat. Lalu minimal menahan imbang Brasil dan mengalahkan Honduras, saya kira peluang lolos ke 32 besar sangat realistis,” tuturnya.

Kusnaeni mengajak publik sepak bola nasional untuk tetap mendukung perjuangan tim muda Indonesia tanpa tekanan berlebihan.

“Kita punya modal kualitas dan persiapan yang bagus. Tinggal bagaimana pemain bisa tampil lepas dan percaya diri. Dukungan masyarakat akan jadi energi besar buat mereka,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....