Fisik Prima, Sumsel United Siap Tampil Beda

  • 06 Sep 2025 10:09 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Menjelang dimulainya kompetisi Championship League 2025/2026, tim Sumsel United memastikan kesiapan fisik seluruh pemain dalam kondisi optimal. Hal ini disampaikan langsung oleh Pelatih Fisik Sumsel United, Dino Sefriyanto, saat ditemui usai sesi latihan terakhir, Jumat (5/9/2025).

“Alhamdulillah kondisi pemain tim Sumsel United sudah siap tempur. Artinya, dari segi fisik komponen utama yaitu daya tahan jantung dan paru-paru atau vo2max, saat kita lakukan test terakhir rata-rata pemain berada di atas 60,” terang Dino, yang juga pernah menjadi pelatih fisik Persib Bandung.

Dino menyebutkan, salah satu pemain yang menonjol dalam aspek kebugaran adalah Nathan Fariel Utama, pemain muda dari regulasi U20, dengan VO2max mencapai 67, angka yang sangat tinggi untuk ukuran kompetisi sepak bola nasional.

“Artinya, untuk melewati 27 pertandingan di Championship League musim ini insyaallah lebih dari cukup. Untuk level liga sepak bola di Indonesia, vo2max 67 itu sudah paling tertinggi,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, Dino menjelaskan bahwa VO2max pemain di Eropa dan Jepang umumnya berada pada rentang 70 hingga 75.

“Makanya mereka bisa menembus level Eropa,” jelas pelatih asal Lampung tersebut.

Keberhasilan ini menurut Dino, merupakan buah dari program latihan fisik yang dirancang tim pelatih sejak masa pra-musim Juli hingga Agustus 2025. Pelatih kepala Nilmaizar bersama staf telah menyusun program latihan kombinasi yang bersifat holistik.

“Pemain diberikan menu latihan holistik dengan bola maupun tanpa bola. Kita banyak bermain dengan interval, intermitten training, situasi game 5 lawan 5 dan high aerobik,” ulasnya.

Menurut Dino, fokus latihan fisik banyak diarahkan pada peningkatan daya tahan atau endurance, yang porsinya mencapai 67 persen, disusul oleh komponen lain seperti kekuatan dan kecepatan.

Setelah seluruh aspek fisik berjalan sesuai rencana, staf pelatih kini mulai beralih ke pematangan teknis dan taktikal, yang akan dipimpin langsung oleh pelatih kepala.

“Itu areanya pelatih kepala dan tim teknis. Lebih banyak berhubungan dengan taktikal di lapangan. Sebab itu, ada tiga unsur hirarki dalam sepak bola. Komunikasi dengan mata, keputusan dari otak dan eksekusi dengan kaki. Ditunjang dengan fitnes yang kuat,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....