Bung Kus: Jepang Jadi Cambuk, Timnas Harus Berbenah

  • 11 Jun 2025 17:10 WIB
  •  Palembang

KBRN, palembang: Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Jepang dalam kualifikasi Piala Dunia menyisakan pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera dibenahi. Hal ini disampaikan oleh pengamat sepak bola nasional, M Kusnaeni, yang melihat ada sejumlah aspek krusial yang perlu ditingkatkan jika mimpi lolos ke Piala Dunia ingin tetap terjaga.

Menurut Kusnaeni, penambahan pemain berkualitas menjadi prioritas utama untuk memperdalam skuad.

“Yang paling terasa, kita butuh penambahan pemain berkualitas untuk mempertebal kedalaman skuad. Khususnya di lini tengah dan depan yang saat melawan Jepang terlihat kurang mampu mengimbangi,” ujarnya dalam pesan suara yang diterima RRI, Rabu (11/6/2025).

Kedalaman skuad memang menjadi kunci, terutama saat menghadapi lawan-lawan tangguh yang menuntut konsistensi performa sepanjang pertandingan. Selain itu, kualitas permainan tim secara keseluruhan juga perlu ditingkatkan.

Kusnaeni menyoroti kurangnya kerja sama antarpemain dan antarlini saat menghadapi Samurai Biru. Timnas Garuda, lanjutnya, kerap kesulitan saat berhadapan dengan tim yang menerapkan passing game cepat dan pressing tinggi.

“Ini ada hubungannya dengan masih lemahnya kerja sama tim yang memang belum padu,” jelas pria yang akrab disapa Bung Kus itu.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kusnaeni menyarankan agar Timnas lebih sering menguji diri melalui laga persahabatan melawan tim-tim kuat sebelum putaran keempat.

“Minimal lawan tim sekelas Kuwait dan Iran yang kualitasnya cukup bagus dan gaya bermainnya mirip calon lawan-lawan kita nanti,” tegasnya.

Uji coba melawan tim-tim dengan level setara atau di atas akan membantu mengidentifikasi kelemahan dan membangun kekompakan tim.

Kekalahan menyakitkan dari Jepang ini harus menjadi cambuk bagi Timnas.

“Kekalahan telak dari Jepang memang menyakitkan. Itu harus jadi cambuk untuk mempersiapkan tim lebih serius jelang putaran keempat kualifikasi Piala Dunia nanti,” pungkas Kusnaeni, menekankan pentingnya evaluasi dan persiapan matang demi meraih hasil optimal di babak selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....