Sumsel Diperkirakan akan Alami Hari Tanpa Hujan

  • 16 Agt 2024 15:19 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang, memperkirakan bulan Agustus Sumatera selatan akan mengalami Hari Tanpa Hujan dengan durasi 31 hari hingga 60 hari dan puncak musim kemarau di Sumatera Selatan akan terjadi pada bulan Juli hingga Agustus 2024.

Kondisi cuaca saat ini masih dalam tahap peralihan menuju ke musim panas dan musim kemarau di beberapa wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan termasuk Palembang akan mengalami penurunan jumlah curah hujan yang cukup signifikan .

kepala stasiun BMKG SMB II Palembang, siswanto mengungkapkan Sumatera Selatan akan mengalami Hari tanpa hujan antaranya sangat pendek, Panjang hingga sangat Panjang dengan durasi mulai dari 31 hari hingga 60 hari dibeberapa di wilayah Sumatera Selatan seperti di wilayah musi rawas bagian timur.

“Sumatera Selatan akan mengalami Hari tanpa hujan antaranya sangat pendek, Panjang hingga sangat Panjang dengan dur asi mulai dari 31 hari hingga 60 hari “ ujar Siswanto, Kamis (15/8/2024).

Ditambahkan Siswanto, bahwa musim kemarau yang ada di Sumatera Selatan, masih adanya potensi hujan yang akan terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Sumsel.

Siswanto mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca panas yang dapat mengakibatkan kekeringan yang dapat berpotensi ancaman dari kebakaran hutan dan lahan terutama yang memiliki lahan gambut seperti tidak melakukan pembukaan lahan ataupun membakar dengan cara di bakar dan masyarakat diminta untuk selalu mengupdate perkembangan cuaca melalui media sosial dan portal resmi BMKG.

Sementara itu Marwiyah warga Musi Banyuasin mengatakan bahwa di daerah tempat tinggalnya saat ini sudah hampir dua pekan ini, tidak terjadinya hujan yang mengakibatkan sumur di rumahnya mengalami kekeringan air sumur dan PDAM di wilayahnya juga jarang mengalir sehingga ia harus membeli air bersih dari daerah lain.

“ Sudah dua minggu ditempat kami ini tidak hujan, ditambah dengan air sumur yang kering dan PDAM jarang juga mengalir”, ujar Marwiyah, Jumat (16/8/2024).

Marwiyah berharap, Pemerintah setempat agar air bersih di daerah tempat tinggalnya dapat mengalir setiap hari, supaya tidak menambah beban ekonomi untuk membeli air bersih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....