Mengulik Sejarah Kawah Tengkurep Palembang
- 12 Mei 2024 10:52 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Berwisata selain dapat menyegarkan fikiran, juga sebaiknya mendapatkan edukasi dari tempat yang kita kunjungi, salah satunya berwisata ke Kota Palembang dengan beragam pilihan wisata yang dapat kita pilih, seperti wisata alam, seni budaya atau Tradisi, kuliner, religi dan sejarah. Salah satu tempat wisata religi dan sejarah yang dapat dikunjungi saat berada di Palembang adalah Kawah Tengkurep.
Kawah tengkurep merupakan Komplek Pemakaman Para Sultan Palembang Darussalam, yang menjadi bukti bahwa dulu kala Kesultanan Palembang Darussalam itu pernah ada, kawah tengkurep berada di Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Sumatera Selatan, Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau Sultan Mahmud Badaruddin I adalah Sultan ke empat dari Kesultanan Palembang Darussalam, yang memerintah antara 1724 – 1757, Sultan Mahmud Badaruddin 1 dimakamkan di komplek Pemakaman Kawah Tengkurep Palembang.
Menurut Mang Dayat (Pemerhati seni budaya dan Sejarah Sumatera Selatan), Kepada RRI Menuturkan Bahwa Kawah Tengkurep sebagai kawasan pemakaman kesultanan Palembang Darussalam, dibangun pada tahun 1728. Pembangunan ini berdasarkan perintah Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikramo, yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan Kesultanan Palembang, dimana pada masa kepemimpinan Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikramo, Palembang jadi Negeri yang terkenal di kancah dunia, negeri yang kaya dan juga sejahtera, dapat dikatakan bahwa Komplek Pemakaman Kawah tengkurep ini menjadi simbol dari masa keemasan Kesultanan Palembang Darussalam.
“Pembangunan Komplek Pemakaman Kawah Tengkurep di bangun pada tahun 1728 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikramo, merupakan komplek pemakaman yang dapat dikatakan bahwa komplek pemakaman ini menjadi simbol keemasan Kesultanan Palembang Darussalam” ungkap Mang Dayat.
Mengapa Komplek Pemakaman dari kesultanan Palembang Darussalam ini disebut kawah tengkurep, semua itu dikarenakan atap makam nya berbentuk kubah berwarna hijau yang mirip dengan kuali terbalik, pengertian lainnya Kawah artinya Kuali sedangkan Tengkurep maksudnya tengkurap atau terbalik, makam kawah tengkurap dibangun dengan menggunakan tiga unsur yaitu kapur pasir, putih telur dan batu. Bangunan ini hingga kini tetap berdiri kokoh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....