Atap Rumah Daun Nipah Hampir Punah
- 02 Mei 2024 14:44 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Perkembangan dan kemajuan zaman yang luar biasa tentunya sangat memudahkan kita dalam menemukan apa yang kita butuhkan diberbagai sektor, salah satunya adalah sektor industri yang mampu menciptakan bahan berkualitas, satu di antaranya adalah atap rumah, rupanya atap rumah dari daun nipah, masih banyak juga dicari masyarakat berbagai kalangan.
Tak sedikit café-café modern yang mengusung konsep tradisional menggunakan atap daun nipah pada café mereka, tujuannya untuk membuat café tersebut lebih terlihat estetik dan memanjakan pengunjung. Namun hal yang membuat kita prihatin saat ini, adalah atap rumah dari daun nipah sangat sulit sekali ditemukan di zaman sekarang, dikarenakan rumah-rumah sekarang telah menggunakan teknologi atap yang lebih modern, seperti yang terbuat dari genteng ataupun seng
Menurut Mang Dayat Pemerhati Sejarah, seni dan budaya sumsel mengatakan atap dari daun nipah ini sangat sulit sekali dirawat dan tak bisa bertahan lama. Namun pengrajin atap dari daun nipah atau disebut juga dengan daun rumbia masih dapat kita jumpai. Kini walau hanya sedikit yang mau melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal ini, seperti pengrajin atap dari daun nipah yang masih bertahan dikawasan km 9, di pelosok jalan Palembang-Indralaya”.
Rata-rata pengrajin atap daun nipah ini telah berusia senja, mereka dengan telaten merangkai satu persatu daun nipah diatas sebuah batang bambu, kemudian daun nipah diikat dengan tali, satu atap ini hanya dijual dengan harga kisaran Rp.2000 hingga Rp.3000 merupakan keprihatinan kita saat warisan budaya dan kearifan lokal harus tergerus oleh kemajuan dan perkembangan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....