Perkuat Kolaborasi, PMI Palembang Jaga Ketersediaan Stok Darah
- 03 Okt 2026 15:24 WIB
- Palembang
Poin Utama
- PMI Kota Palembang mendorong kegiatan donor darah rutin untuk memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
- Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani mengapresiasi inisiatif donor darah yang diselenggarakan Bank Mandiri Regional II Sumatera 2 pada 2 Oktober 2026.
- Setiap sumbangan darah memiliki manfaat besar bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
RRI.CO.ID, Palembang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang mendorong kegiatan donor darah rutin untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat. Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh Bank Mandiri Regional II Sumatera 2, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dewi Sastrani mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan untuk membantu masyarakat. Menurutnya, setiap darah yang disumbangkan memiliki manfaat besar bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
"Setiap darah yang disumbangkan memiliki nilai yang sangat besar. Kita dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah," ucapnya.
Kegiatan donor darah tersebut diikuti sebanyak 300 pendonor. Partisipasi dari para pendonor menunjukkan kuatnya rasa kepedulian kepada sesama masyarakat.
Dewi menilai ketersediaan stok darah harus dijaga karena kebutuhan transfusi dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, donor darah perlu dilakukan rutin dan tidak hanya mengandalkan kegiatan insidental.
"Kegiatan donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien yang membutuhkan. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, peduli, dan memiliki semangat gotong royong," ujar Dewi.
PMI Kota Palembang terus mendorong keterlibatan pemerintah, instansi, lembaga, organisasi, dan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat Kota Palembang.
Pemerintah Kota Palembang juga memperkuat sinergi dengan PMI melalui kerja sama antarperangkat daerah. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung ketersediaan kantong darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keterlibatan dari dunia usaha, perbankan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan lembaga pendidikan semakin luas sangat dibutuhkan. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak dapat memperkuat gerakan donor darah di Kota Palembang.
Dewi berharap semakin banyak masyarakat menjadi pendonor untuk menjaga ketersediaan darah secara berkelanjutan. Gerakan tersebut diharapkan berkembang menjadi budaya kepedulian sekaligus mendukung terwujudnya Palembang yang sehat.
"Gerakan donor darah ini diharapkan menjadi bagian dari budaya kepedulian masyarakat. Sekaligus mendukung terwujudnya Kota Palembang yang sehat," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....