Pemkab Banyuasin Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Pemilih Pemula
- 03 Okt 2026 15:21 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Banyuasin III, Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk memahami demokrasi dan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Sosialisasi ini menyasar pelajar yang akan menjadi pemilih pemula dalam proses demokrasi. Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pemilu, hak suara, serta peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim mengatakan pendidikan politik penting diberikan sejak dini. Pemahaman tersebut diharapkan membuat pelajar lebih siap ketika menggunakan hak pilihnya.
“Lima menit yang dicoblos di dalam bilik, tanggung jawabnya itu lima tahun,” kata Erwin.
Menurutnya, pemilih pemula tidak hanya memiliki posisi sebagai peserta pemilu. Generasi muda juga dapat mengambil peran sebagai pengawas sosial, penggerak komunitas, serta bagian dari calon pemimpin pada masa mendatang.
Karena itu, Erwin mendorong pelajar menggunakan hak pilih berdasarkan informasi yang dapat dipercaya. Sikap tersebut penting agar keputusan yang diambil tidak mudah dipengaruhi informasi yang keliru atau manipulatif.
"Jadilah pemilih yang cerdas dan gunakan hak pilih secara sadar serta bertanggung jawab," ujarnya.
Selain pemahaman mengenai pemilu, pelajar juga didorong memiliki kecakapan dalam menggunakan media digital. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa dengan melihat sumber, bukti, waktu penerbitan, serta kesesuaian antara judul dan isi.
Erwin juga mengingatkan pentingnya menghormati perbedaan pilihan dalam kehidupan demokrasi. Perbedaan pandangan diharapkan dapat disikapi melalui dialog dan argumentasi yang sehat tanpa mengganggu persatuan.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemkab Banyuasin berharap pemilih pemula tidak hanya aktif menggunakan hak pilih di tempat pemungutan suara. Pelajar juga diharapkan berpartisipasi secara positif dalam komunitas, ruang publik, dan media digital.
Kegiatan pendidikan politik ini sekaligus diarahkan untuk membangun karakter generasi muda yang kritis terhadap informasi. Kemampuan memilah informasi menjadi bagian penting agar pelajar dapat menentukan sikap secara sadar dalam kehidupan demokrasi.
Pemkab Banyuasin menilai keterlibatan generasi muda perlu terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan daerah. Dengan bekal pengetahuan politik yang memadai, pemilih pemula diharapkan mampu menjalankan hak dan tanggung jawabnya secara santun serta bertanggung jawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....