Bupati Lahat Bursah Zarnubi Pantau Sentra Budidaya Ikan di Jajaran Baru

  • 03 Okt 2026 11:49 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati Lahat Bursah Zarnubi melakukan monitoring langsung terhadap pembangunan Pokdadan Tebat Danau Karet di Desa Jajaran Baru, Kecamatan Kikim Barat pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Monitoring bertujuan untuk melihat perkembangan pembangunan prasarana secara langsung dan memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
  • Pembangunan Pokdadan ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan penunjang produktivitas bagi para pembudidaya ikan di wilayah Kabupaten Lahat.

RRI.CO.ID, Lahat - Bupati Lahat Bursah Zarnubi memantau pembangunan prasarana Kelompok Pembudidaya Ikan atau Pokdakan Tebat Danau Karet di Desa Jajaran Baru. Monitoring dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lahat mendorong pengembangan sektor perikanan dan perekonomian masyarakat. Pemerintah daerah berharap prasarana yang dibangun dapat meningkatkan produktivitas kelompok pembudidaya ikan secara berkelanjutan.

Dalam kunjungannya, Bursah meninjau langsung kondisi pembangunan prasarana di kawasan Tebat Danau Karet. Ia juga berdialog dengan pihak terkait dan masyarakat untuk mengetahui perkembangan pembangunan serta kebutuhan di lapangan.

“Pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan sektor perikanan dan perekonomian masyarakat Desa Jajaran Baru. Penting menjaga kualitas pembangunan agar prasarana dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ucap Bursah.

Tebat Danau Karet memiliki lebar sekitar 25 meter dan panjang mencapai 300 meter. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sentra budidaya ikan air tawar di Kabupaten Lahat.

Kepala Desa Jajaran Baru Bostandi mengatakan pembangunan prasarana tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,66 miliar. Budidaya ikan yang dikembangkan meliputi patin, nila, dan gurami melalui 20 keramba yang telah disiapkan.

“Pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada Kelompok Pembudidaya Ikan sehingga benih ikan dari tiga jenis tersebut akan dipantau dan dipelihara sebaik mungkin,” jelas Bostandi.

Menurut Bostandi, pengelolaan secara langsung oleh kelompok pembudidaya diharapkan membuat kegiatan budidaya berjalan lebih terarah. Pengawasan terhadap pertumbuhan ikan juga menjadi bagian penting untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Lahat terhadap program tersebut terus berlanjut. Pengembangan kawasan diharapkan mampu menghasilkan produk perikanan bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

“Tebat di Jajaran Baru ini adalah salah satu titik lokasi budidaya ikan air tawar sekaligus menyuguhkan panorama alam yang asri sebagai wisata alam,” pungkas Bostandi.

Pembangunan Tebat Danau Karet diharapkan tidak hanya memperkuat sektor perikanan masyarakat Desa Jajaran Baru. Kawasan tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....