Peran Penting Ayah dalam Membentuk Karakter Anak
- 07 Okt 2026 10:30 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Peran ayah dalam keluarga tidak hanya sebagai pemimpin dan pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok penting dalam membentuk keimanan, karakter, dan masa depan anak.
- Melalui keteladanan, nasihat, dan pendidikan sejak dini, seorang ayah turut menentukan tumbuhnya anak menjadi pribadi yang saleh dan berakhlak.
- Ayah memiliki posisi strategis dalam pendidikan keluarga karena anak membutuhkan tidak hanya nasihat, tetapi juga contoh nyata dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
RRI.CO.ID, Palembang - Peran ayah dalam keluarga tidak sebatas sebagai pemimpin dan pencari nafkah, tetapi juga membentuk keimanan, karakter, dan masa depan anak. Keteladanan, nasihat, dan pendidikan sejak dini turut membentuk anak menjadi pribadi saleh dan berakhlak.
Pesan tersebut disampaikan Ustad Ahmad Fauzi melalui rekaman program Renungan Pagi RRI Pro 4 Palembang, Kamis, 1 Oktober 2026. Program tersebut mengangkat tema “Ayah Sosok Penting dalam Pendidikan Anak” yang menyoroti peran ayah dalam pendidikan keluarga.
“Ayah memiliki posisi strategis dalam pendidikan keluarga karena anak membutuhkan nasihat dan contoh nyata,” ujarnya. Keteladanan orang tua dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting dalam membentuk sikap dan karakter anak.
Keteladanan dapat diwujudkan melalui kebiasaan beribadah, menjalankan sunnah Rasulullah SAW, dan membangun komunikasi yang baik. Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa Al-Qur’an memberikan sejumlah gambaran tentang peran ayah dalam mendidik dan menasihati anak.
Salah satu contoh terdapat dalam Surah Luqman ayat 13 ketika Luqman menasihati anaknya agar tidak mempersekutukan Allah SWT. “Pesan Luqman menunjukkan bahwa nasihat ayah dapat membangun fondasi keimanan anak,” tuturnya.
Al-Qur’an juga menggambarkan keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam mendidik keluarga melalui kasih sayang dan komunikasi. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam Surah As-Saffat ayat 102 hingga 110 memberikan pelajaran tentang pendidikan dan ketaatan keluarga.
Ahmad Fauzi mengingatkan para ayah agar memanfaatkan kesempatan mendidik anak dengan sebaik-baiknya. Nasihat sederhana yang disampaikan tulus dan disertai keteladanan dapat memberikan pengaruh bagi kehidupan anak.
Ia juga menekankan pendidikan anak tidak hanya memberikan manfaat bagi kehidupan dunia. Pendidikan tersebut dapat menjadi amal yang terus mengalir bagi orang tua.
“Anak yang tumbuh menjadi pribadi saleh diharapkan senantiasa mendoakan kedua orang tuanya,” katanya. Doa tersebut tetap diharapkan mengalir kepada orang tua ketika keduanya telah meninggal dunia.
Karena itu, ayah diharapkan hadir bukan hanya sebagai pemimpin keluarga, tetapi juga sebagai pendidik. Keteladanan ayah dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan keimanan anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....