Hilang Beberapa Bulan, Syariah Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

  • 02 Okt 2026 13:32 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin - Syariah (70), warga Jalan Petaling, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, yang dilaporkan hilang sejak 14 Juni 2026, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan pada Selasa, 29 September 2026 sore di kawasan semak belukar yang ditumbuhi pohon karet, tidak jauh dari wilayah tempat tinggalnya.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino melalui Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng Sarwan mengatakan, keberadaan korban pertama kali diketahui oleh seorang warga yang menemukan jenazah di kawasan tersebut.

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat, Tarsim. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Nurhadi yang diketahui sedang mencari keberadaan ibunya.

"Saksi Tarsim langsung menghubungi Nurhadi setelah mendapat informasi penemuan," kata Sugeng, Rabu, 30 September 2026.

Tarsim bersama Nurhadi dan Ibrahim yang merupakan tokoh masyarakat kemudian mendatangi lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, Nurhadi mengenali korban sebagai ibunya berdasarkan ciri-ciri yang masih dapat dikenali.

Identitas tersebut kemudian diperkuat dengan kartu keluarga yang menunjukkan hubungan antara korban dan Nurhadi. Setelah proses tersebut, jenazah dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan," ujarnya.

Menurut keterangan keluarga, Syariah sebelumnya memang beberapa kali pergi dari rumah dan sempat tidak diketahui keberadaannya. Namun, pada kejadian sebelumnya, korban masih dapat ditemukan oleh keluarga.

Pada Minggu 14 Juni 2026, Syariah kembali meninggalkan rumah dan tidak kunjung kembali. Keluarga kemudian melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan korban.

Pencarian dilakukan hingga akhirnya keberadaan Syariah diketahui setelah warga menemukan jenazah di kawasan semak belukar. Temuan tersebut kemudian dipastikan oleh pihak keluarga dengan mencocokkan identitas korban.

Kepolisian memastikan proses penanganan penemuan tersebut dilakukan bersama warga dan pihak keluarga. Setelah identitas korban dipastikan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Pihak keluarga selanjutnya membawa jenazah Syariah ke rumah duka. Pemakaman dilakukan di TPU setempat setelah keluarga menyatakan menolak tindakan autopsi.

Keterangan keluarga juga menyebutkan bahwa korban memiliki kebiasaan berjalan cukup jauh dari rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga sebelumnya beberapa kali melakukan pencarian ketika korban tidak berada di kediamannya.

Dengan ditemukannya Syariah, pencarian yang dilakukan keluarga selama beberapa bulan akhirnya berakhir. Pihak keluarga kemudian memusatkan perhatian pada proses pemakaman dan penghormatan terakhir bagi korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....