Dampak Kabut Asap, Tingkat Hunian Hotel di Palembang Alami Penurunan

  • 30 Sep 2026 22:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kabut asap mulai berdampak pada sektor perhotelan Palembang, termasuk ibis Palembang Sanggar, meski penurunan kunjungan belum signifikan.
  • Ibis Palembang Sanggar melakukan antisipasi kualitas udara dengan menggunakan perangkat penyaring udara di ruang meeting dan area lobi.
  • Hotel menawarkan paket staycation mulai Rp710 ribu yang mencakup kamar, dua rice bowl, dua sarapan, serta akses fasilitas seperti gym dan kolam renang.

RRI.CO.ID, Palembang - Kabut asap yang melanda Kota Palembang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan tetapi mulai dirasakan sejumlah sektor ekonomi dan pariwisata. Salah satu sektor yang terdampak adalah perhotelan, termasuk Hotel ibis Palembang Sanggar. Namun, penurunan tingkat kunjungan dan hunian hotel sejauh ini belum terlalu signifikan.

Marketing Communication Executive, Hotel ibis Palembang Sanggar, Jianisa Anjani, mengatakan, kondisi kabut asap mulai memberikan pengaruh terhadap kunjungan tamu. Namun, berbagai kegiatan dan acara di hotel masih berlangsung cukup ramai. Menurutnya, dampak yang paling terasa adalah masuknya asap ke sejumlah area hotel.

“Asap masuk ke ruangan-ruangan kita. Kita juga beberapa dapat keluhan karena terasa asapnya di dalam ruang meeting maupun kamar,” ujar Jianisa, Rabu 30 September 2026. Ia menjelaskan, kondisi tersebut lebih terasa di ruang meeting karena aktivitas keluar-masuk tamu cukup tinggi.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihak ibis Palembang Sanggar melakukan penyaringan udara sebelum ruang meeting digunakan. Hotel juga menyediakan perangkat penyaring udara di sejumlah area, termasuk lobi yang menjadi salah satu titik dengan aktivitas keluar-masuk tamu cukup tinggi.

Anjani mengatakan penurunan kunjungan memang terjadi, tetapi belum dapat disebut signifikan. Kondisi tersebut berbeda dengan dampak erupsi yang sebelumnya sempat menyebabkan sejumlah tamu dari luar kota membatalkan perjalanan akibat gangguan penerbangan.

Ditambahkan Anjani, selain melakukan antisipasi terhadap kualitas udara, ibis Palembang Sanggar juga menyiapkan sejumlah promo untuk mempertahankan minat masyarakat. Salah satunya paket staycation yang menyasar warga Palembang yang ingin menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh di tengah kondisi kabut asap.

"Paket staycation tersebut menawarkan kamar, dua rice bowl, dua sarapan, serta akses fasilitas hotel seperti kolam renang dan gym. Paket tersebut ditawarkan dengan harga mulai Rp710 ribu. Program ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di dalam kota," kata Anjani.

Menurut Anjani, lokasi ibis Palembang Sanggar yang berada di kawasan perkotaan turut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat. Berbagai fasilitas seperti infinity pool dan kolam renang anak juga menjadi bagian dari upaya hotel menarik minat masyarakat untuk melakukan staycation.

Ia menambahkan, sejumlah aktivitas masyarakat tetap berjalan meskipun kondisi kabut asap masih dirasakan. Pihak hotel pun berupaya memberikan pelayanan yang nyaman dan aman kepada tamu. Berbagai langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pengalaman tamu sekaligus mempertahankan aktivitas hotel.

Dengan kondisi kabut asap yang masih menjadi perhatian, ibis Palembang Sanggar terus melakukan langkah antisipasi terhadap kualitas udara di lingkungan hotel. Di sisi lain, promo staycation dan fasilitas yang tersedia menjadi upaya hotel mempertahankan kunjungan masyarakat Palembang di tengah kondisi udara yang kurang mendukung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....