Gubernur Sumsel Ingatkan Muba Harus Jadi Lebih Baik

  • 30 Sep 2026 21:28 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Herman Deru mengapresiasi perjalanan pembangunan Muba sekaligus mengingatkan tantangan pembiayaan, pengelolaan potensi migas, karhutbunlah, dan pelayanan publik.
  • Bupati Toha menegaskan pembangunan harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada pelayanan publik, pembangunan SDM, pengelolaan sumber daya alam, dan perlindungan lingkungan.
  • Ketua DPRD Muba mengajak seluruh elemen memperkuat gotong royong dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan pembangunan dan berbagai capaian Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di bawah kepemimpinan Bupati Muba, M. Toha Tohet dan Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen.

Hal itu disampaikan Herman Deru dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba Tahun 2026, Rabu 30 September 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba.

Mengawali sambutannya, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba. Ia menilai perjalanan pembangunan selama tujuh dekade telah menunjukkan berbagai perubahan dan capaian yang signifikan. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi modal untuk terus meningkatkan pembangunan daerah ke depan.

“Selamat ulang tahun ke-70 Kabupaten Muba. Kabupaten yang sangat tersohor sumber daya manusianya dan prestasinya. Prestasi tersebut tentu memacu kita untuk menjadi lebih baik lagi,” ujar Herman Deru.

Herman Deru mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak terlepas dari tantangan pembiayaan. Karena itu, pemerintah daerah dituntut menyesuaikan perencanaan dan program pembangunan dengan kemampuan fiskal yang tersedia. Ia juga berharap kondisi keuangan negara dan daerah, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH), dapat semakin membaik.

Selain persoalan pembiayaan, Herman Deru menyoroti besarnya potensi minyak dan gas bumi yang dimiliki Muba. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola secara baik dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian daerah.

Herman Deru juga mengingatkan pentingnya penguatan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunlah), terutama di tengah meningkatnya titik panas. Ia mengajak seluruh pihak membangun kesadaran masyarakat dan mengedepankan upaya pencegahan. Menurutnya, berbagai tantangan tersebut harus dihadapi melalui kerja sama, bukan dengan saling menyalahkan.

Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah tetap menjaga semangat pelayanan publik di tengah berbagai tantangan pembangunan. Menurut Herman Deru, kondisi yang dihadapi pemerintah tidak boleh mengurangi komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Muba, M. Toha Tohet menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen. Pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media, tokoh masyarakat dan seluruh warga memiliki peran dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin.

“Pemerintah daerah tidak akan mampu bekerja sendiri. Keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Toha.

Toha mengatakan tema Hari Jadi ke-70 Muba, “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua”, menjadi arah pembangunan daerah. Menurutnya, semangat “maju melayani” menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel dan berkeadilan.

Sementara itu, semangat “sejahtera untuk semua” menegaskan bahwa hasil pembangunan harus dapat dirasakan masyarakat secara luas dan adil. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta peningkatan keterampilan masyarakat menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat.

Toha juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Menurutnya, Muba tidak cukup hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah, tetapi perlu mendorong pengelolaan potensi daerah agar mampu meningkatkan juga harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

Toha menyebut pengelolaan sampah, perlindungan ekosistem, efisiensi sumber daya dan penguatan ketangguhan menghadapi risiko bencana sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang. Ia menilai lingkungan yang sehat merupakan modal penting bagi keberlan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat daya saing daerah.

Selain sektor ekonomi, pembangunan juga harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Toha menyebut pengelolaan sampah, perlindungan ekosistem, efisiensi sumber daya dan penguatan ketangguhan menghadapi risiko bencana sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang. Ia menilai lingkungan yang sehat merupakan modal penting bagi keberlanjutan pembangunan.

Ketua DPRD Kabupaten Muba Afitni Junaidi Gumay turut mengajak seluruh pihak memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Muba.

“Di momentum Hari Jadi Muba ini, mari kita bergandengan tangan, bekerja sama dan bersama-sama menghadapi tantangan pembangunan daerah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Pada momentum Hari Jadi ke-70, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat persatuan dan gotong royong untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....