Ngopi Dai Jadi Ruang Warga Pagar Alam Sampaikan Aspirasi
- 30 Sep 2026 12:42 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumatera Selatan melalui Polres Pagar Alam menyelenggarakan Ngopi Dai di Dusun Talang Tinggi sebagai bentuk perkuatan kemitraan dengan masyarakat.
- Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung untuk menyerap aspirasi, mendengarkan kebutuhan warga, dan mengidentifikasi persoalan yang memengaruhi keamanan dan ketertiban masyarakat.
- Program Ngobrol Pintar Dialog Aspirasi Interaktif (Ngopi Dai) dirancang untuk meningkatkan komunikasi dua arah antara kepolisian dan komunitas lokal di Pagar Alam Utara.
RRI.CO.ID, Pagar Alam - Polres Pagar Alam membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Ngobrol Pintar Dialog Aspirasi Interaktif atau Ngopi Dai di Dusun Talang Tinggi, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Selasa, 29 September 2026. Forum tersebut menjadi sarana kepolisian menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi persoalan warga yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro memimpin langsung kegiatan yang turut melibatkan masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan insan pers. Dalam forum tersebut, warga mendapat kesempatan menyampaikan kebutuhan, keluhan, serta persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Sejumlah persoalan fasilitas dan keselamatan menjadi perhatian warga dalam dialog tersebut. Masyarakat antara lain mengusulkan penerangan jalan dan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di Dusun Talang Tinggi.
Warga juga menyoroti kondisi lalu lintas di Jalan Pagar Agung yang dinilai rawan kecelakaan. Selain itu, kemacetan di kawasan Simpang Telaga Biru saat jam masuk sekolah turut disampaikan kepada kepolisian.
Persoalan keamanan lingkungan juga menjadi bagian dari pembahasan. Warga menyampaikan kekhawatiran terhadap kebiasaan membawa senjata tajam yang dinilai dapat meningkatkan potensi gangguan keamanan.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung aspirasi dan mengetahui persoalan yang dihadapi warga,” ujar AKBP Adam Purbantoro. Ia mengajak masyarakat membangun komunikasi terbuka dengan kepolisian untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Menurut Adam, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian merespons potensi gangguan sejak dini. Warga dapat menyampaikan laporan melalui Bhabinkamtibmas, Polsek, Polres, maupun layanan Call Center 110 Polri tanpa biaya.
Kapolsek Pagar Alam Utara IPTU M. Dea Fajrul Falah menilai keterlibatan masyarakat diperlukan karena warga memiliki pengetahuan langsung mengenai kondisi lingkungan mereka. “Warga paling mengetahui kondisi di lingkungan masing-masing, sehingga kepedulian dan penyampaian informasi sangat penting,” kata IPTU M. Dea Fajrul Falah.
Ia mengatakan komunikasi yang terjalin antara masyarakat dan kepolisian dapat membantu menemukan persoalan lebih cepat. Langkah tersebut sekaligus mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan kegiatan dialog masyarakat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif. “Aspirasi warga menjadi masukan penting bagi kepolisian, sementara partisipasi masyarakat memperkuat upaya menjaga kamtibmas,” ujarnya.
Melalui Ngopi Dai, Polres Pagar Alam mendorong komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat dalam menangani berbagai persoalan lingkungan. Aspirasi yang disampaikan warga selanjutnya menjadi bahan masukan untuk mendukung peningkatan pelayanan serta pemeliharaan keamanan di wilayah Pagar Alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....