Gempur Asap, Rantis AWC Polres Ogan Ilir Diterjunkan Padamkan Karhutla
- 20 Sep 2026 12:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polres Ogan Ilir mengerahkan Armored Water Canon (AWC) untuk membantu pemadaman kebakaran lahan di wilayah Sungai Rambutan pada Jumat 18 September 2026.
- Penggunaan AWC dengan teknologi semprotan air bertekanan tinggi dimaksudkan untuk mempercepat proses pemadaman, khususnya di lokasi yang sulit dijangkau secara manual.
- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir semakin diintensifkan melalui pengerahan peralatan dan sumber daya yang lebih besar.
RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir semakin diintensifkan. Pada Jumat 18 September 2026, Polres Ogan Ilir mengerahkan Armored Water Canon (AWC) untuk membantu pemadaman kebakaran lahan di wilayah Sungai Rambutan.
Pengerahan AWC dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman, terutama di lokasi yang sulit dijangkau secara manual. Dengan semprotan air bertekanan tinggi, api di lokasi tersebut berhasil dipadamkan.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur, mengatakan, penggunaan AWC menjadi salah satu langkah untuk mempercepat penanganan karhutla. “AWC turun, api langsung padam di Sungai Rambutan,” ujar Iptu Mansyur.
Berdasarkan pembaruan penanganan karhutla pada Jumat 18 September 2026 pukul 12.06 WIB, terdapat 11 titik hotspot yang terpantau di wilayah Ogan Ilir. Dari jumlah tersebut, enam titik telah dilakukan ground check (GC) dan berhasil dipadamkan, sementara lima titik lainnya masih dalam proses menuju lokasi.
Rinciannya, di Kecamatan Indralaya Utara terdapat empat titik, yakni dua titik di Desa Parit dengan luas 0,25 hektare yang telah padam, satu titik di Desa Soak Batok yang belum dilakukan GC, serta satu titik di Desa Tanjung Baru seluas satu hektare yang telah padam. Di Kecamatan Pemulutan Selatan, dua titik di Desa Segayam juga telah berhasil dipadamkan.
Sementara itu, Kecamatan Tanjung Batu memiliki dua titik di Desa Senuro Timur yang masih menunggu proses GC. Di Kecamatan Muara Kuang, satu titik di Desa Tanabang Ulu dengan luas 0,2 hektare telah padam. Sedangkan di Kecamatan Rantau Alai, dua titik di Desa Kelampaian masih dalam proses GC.
“Total enam sudah GC dan padam, lima masih berproses GC. Personel Polsek jajaran, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat masih terus bergerak,” kata Iptu Mansyur. Polres Ogan Ilir menegaskan komitmennya untuk mewujudkan zero karhutla serta mengajak masyarakat menghentikan aktivitas pembakaran lahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....