Ratusan UMKM Banyuasin Belajar Kembangkan Bisnis Berbasis Teknologi
- 19 Sep 2026 08:25 WIB
- Palembang
Poin Utama
- PT Permodalan Nasional Madani menyelenggarakan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar untuk ratusan pelaku UMKM di Kabupaten Banyuasin dengan tema 'Dari Usaha Rumahan ke Pasar Digital'.
- Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026 di Gedung Graha Sedulang Setudung dan mempertemukan nasabah binaan PNM dengan pemerintah daerah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan.
- Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas usaha UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital dan memperluas akses ke pasar yang lebih luas.
RRI.CO.ID, Banyuasin - Ratusan pelaku UMKM binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kabupaten Banyuasin didorong memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital. Penguatan kapasitas usaha dilakukan melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Dari Usaha Rumahan ke Pasar Digital”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Graha Sedulang Setudung, Jumat, 18 September 2026. Agenda itu mempertemukan nasabah binaan PNM dengan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan, dan pemangku kepentingan bidang usaha.
Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Banyuasin. Ia mengatakan kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi salah satu faktor penting bagi UMKM dalam memperluas jangkauan pasar.
Menurut Erwin, pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. UMKM juga perlu memperhatikan aspek kemasan, legalitas usaha, serta pengelolaan keuangan agar mampu bersaing.
“UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Erwin.
Melalui kegiatan PKU Akbar, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemasaran digital, literasi keuangan, legalitas usaha, dan perlindungan konsumen. Materi tersebut diberikan untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan bisnis dari skala rumah tangga menuju pasar yang lebih luas.
Kepala Divisi Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sumsel Asnawati mengingatkan pelaku usaha agar menggunakan pembiayaan secara produktif. Pengelolaan modal yang tepat dinilai dapat mendukung peningkatan kapasitas dan keberlanjutan usaha.
Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Palembang Benny Satria menjelaskan bahwa pembiayaan menjadi salah satu bagian dalam mendukung perkembangan usaha nasabah. PNM juga memberikan pendampingan agar pelaku UMKM memiliki kemampuan mengelola bisnis secara lebih baik.
“Pembiayaan selalu kami lengkapi dengan pemberdayaan,” kata Benny.
Selain pembekalan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk membangun jaringan dan berbagi pengalaman. Peserta mengikuti temu usaha, pelatihan digital, serta edukasi pengelolaan keuangan.
Produk unggulan UMKM Banyuasin juga ditampilkan melalui pameran dan talkshow. Produk lokal seperti kuliner dan kerajinan diperkenalkan untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Melalui program tersebut, PNM berharap pelaku UMKM Banyuasin semakin siap memanfaatkan teknologi dalam menjalankan bisnis. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu membantu nasabah meningkatkan skala usaha dan membuka peluang pasar baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....