Bupati Muba Wajibkan Perusahaan Bantu Kebakaran Lahan Warga
- 10 Sep 2026 10:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Bupati Musi Banyuasin M Toha Tohet mewajibkan perusahaan untuk terlibat aktif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di area konsesi mereka masing-masing.
- Penegasan kebijakan ini disampaikan dalam Rapat Evaluasi Penanganan Karhutbunlah yang digelar BPBD Muba pada Selasa 8 September di ruang rapat Serasan Sekate.
- Bupati Toha memberikan apresiasi kepada BPBD, TNI-Polri, camat, pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat atas upaya penanganan api di berbagai titik kebakaran.
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin diminta tidak hanya menjaga area konsesi atau HGU masing-masing. Maraknya Kebakaran hutan dan lahan, mendorong Bupati Muba M Toha Tohet mewajibkan perusahaan wajib terlibat aktif dalam penanganan kebakaran.
Penegasan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Karhutbunlah, Selasa, 8 September 2026, di ruang rapat Serasan Sekate. Dalam arahannya, Bupati Toha menyampaikan apresiasi kepada BPBD, TNI-Polri, camat, pemerintah desa, perusahaan, serta masyarakat yang selama ini berjibaku memadamkan api di berbagai titik.
“Saya minta seluruh perusahaan bergotong royong. Jangan abaikan kebakaran di sekitar wilayah operasi. Dalam radius 5 kilometer, perusahaan wajib mengulurkan tangan membantu masyarakat. Ini tanggung jawab bersama,” tegas Toha.
Ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk memberikan tindakan tegas terhadap perusahaan yang tidak kooperatif dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebakaran tidak semakin meluas.
"Saya kembali mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan merupakan tindakan yang dilarang keras. Masyarakat maupun korporasi yang terbukti sengaja atau lalai hingga menyebabkan lahannya terbakar dapat dikenai sanksi pidana hingga pencabutan izin usaha sesuai ketentuan yang berlaku,"tegasnya.
Toha juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan serta selalu menggunakan masker untuk melindungi kesehatan. Imbauan itu menyusul meningkatnya kabut asap dan kasus ISPA di sejumlah wilayah terdampak.
Sementara itu, Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, meminta seluruh camat dan kepala desa tetap siaga. “Jangan meninggalkan wilayah tugas saat hotspot meningkat serta mengaktifkan posko siaga di masing-masing kecamatan,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....