Cuaca Panas, PLN Ingatkan Warga Ancaman Kebakaran Listrik

  • 10 Sep 2026 06:58 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PLN mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran listrik selama puncak musim kemarau karena kondisi cuaca yang panas.
  • Cuaca panas dan peningkatan penggunaan peralatan listrik seperti AC menyebabkan naiknya konsumsi listrik dan perlu pemantauan kondisi instalasi.
  • Manajer K3L PLN UI2 S2JB Arham Ginting menekankan pentingnya perhatian terhadap instalasi listrik di rumah untuk mencegah risiko kebakaran.

RRI.CO.ID, Palembang - PLN mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran listrik selama puncak musim kemarau. Cuaca panas dan peningkatan penggunaan listrik membuat kondisi instalasi perlu diperhatikan masyarakat.

Manajer K3L PLN UI2 S2JB, Arham Ginting, mengatakan konsumsi listrik mengalami peningkatan selama kondisi cuaca panas. Penggunaan AC dan peralatan listrik lainnya turut mendorong kenaikan konsumsi listrik masyarakat.

“Pada siang hari terjadi kenaikan konsumsi listrik sekitar 12 persen,” ujar Arham dalam Dialog Palembang Menyapa Pro 1 RRI Palembang, Senin, 7 September 2026. Sementara malam hari, konsumsi listrik meningkat sekitar 6,2 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.

Arham menjelaskan, peningkatan penggunaan listrik harus diimbangi dengan instalasi yang sesuai kapasitas. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi kabel dan memastikan penggunaannya tetap aman.

Sementara itu, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID S2JB, Iwan Arrisetyadhi, mengingatkan bahaya penggunaan stop kontak bertumpuk. Menurutnya, sambungan yang longgar dapat menimbulkan panas hingga memicu percikan api.

“Kalau stop kontak sudah menghitam, meleleh, atau tercium bau angit, perlu diwaspadai,” ujarnya. Kondisi tersebut menjadi tanda instalasi perlu segera diperiksa atau diganti oleh pihak berkompeten.

Iwan juga mengingatkan masyarakat yang memiliki rumah lama agar memeriksa kembali instalasi listriknya. Perubahan daya dan bertambahnya peralatan elektronik perlu disesuaikan dengan kapasitas instalasi yang tersedia.

Selain instalasi rumah, PLN rutin melakukan pemeriksaan jaringan melalui tim pengamanan ruang bebas jaringan atau ROW. Masyarakat dapat melaporkan kondisi jaringan yang membahayakan melalui PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile.

Iwan menambahkan, kebakaran lahan juga dapat mengganggu jaringan listrik masyarakat. Panas dari kebakaran dapat merusak isolasi kabel meskipun api tidak langsung mengenai jaringan listrik.

“Penggunaan listrik secara bijak menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya. PLN mengajak masyarakat segera melaporkan kondisi listrik yang tidak aman untuk mencegah gangguan dan kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....