OKI Bangun 13 PLTS Komunal untuk Terangi Desa Pesisir
- 09 Sep 2026 09:25 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sebanyak 13 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Komunal sedang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten OKI untuk memperluas jangkauan listrik ke desa-desa pesisir.
- Program ini menargetkan wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional karena kondisi geografis yang menantang.
- Pembangunan PLTS Komunal merupakan bagian dari penugasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mempercepat program elektrifikasi nasional.
RRI.CO.ID, OKI - Sebanyak 13 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal disiapkan untuk membuka akses listrik bagi masyarakat desa pesisir Kabupaten Ogan Komering Ilir. Program tersebut menyasar wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional karena kondisi geografis.
Pembangunan PLTS Komunal dilakukan Pemerintah Kabupaten OKI bersama PT PLN (Persero) UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas elektrifikasi sesuai penugasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Sebanyak 13 lokasi pembangunan tersebar di Kecamatan Cengal, Sungai Menang, dan Tulung Selapan. Desa penerima manfaat meliputi Adil Makmur, Pinang Indah, Kuala Dua Belas, Rantau Lurus, serta Simpang Tiga Abadi.
Lokasi lainnya berada di Desa Simpang Tiga Jaya, Simpang Tiga Makmur, Pantai Harapan, Kuala Sungai Jeruju, Sungai Lumpur, Kuala Sungai Pasir, dan Dusun Parit. Wilayah tersebut menjadi prioritas karena memiliki tantangan akses jaringan listrik.
Wakil Bupati OKI Supriyanto mengatakan pemerataan listrik menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir. Menurutnya, ketersediaan energi dapat mendukung pendidikan, kegiatan usaha, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, ketersediaan listrik akan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, mengembangkan usaha, mendapatkan pelayanan publik, dan meningkatkan kualitas kehidupan. Karena itu, kami mendukung penuh pembangunan PLTS Komunal ini,” ucap Supriyanto, Selasa, 8 September 2026.
Supriyanto menjelaskan pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, PLN, dan pemerintah desa penerima manfaat. Pemkab OKI juga memastikan dukungan sesuai kewenangan, termasuk kesiapan lahan hibah untuk pembangunan fasilitas.
“Pemerintah daerah akan memastikan dukungan yang menjadi kewenangan kami, termasuk kesiapan lahan hibah di desa penerima. Kami ingin program ini benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.
PLTS Komunal menggunakan panel surya untuk menghasilkan energi listrik serta baterai sebagai penyimpan daya. Sistem tersebut memungkinkan pembangkit beroperasi tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik utama.
General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu Diksi Erfani Umar mengatakan pembangunan infrastruktur listrik harus menyesuaikan karakteristik wilayah. Menurutnya, kondisi pesisir OKI membutuhkan solusi energi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
“Karakteristik wilayah pesisir perairan di Kabupaten OKI membutuhkan pendekatan penyediaan listrik yang menyesuaikan kondisi lapangan. PLTS Komunal menjadi salah satu solusi yang dapat dikembangkan untuk menghadirkan listrik secara lebih efektif di wilayah tersebut,” ujarnya.
Diksi menegaskan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur. Keterlibatan masyarakat dalam penggunaan energi secara bijak menjadi faktor penting agar manfaat listrik dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Target kami bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi menghadirkan listrik yang benar-benar dapat mendorong pendidikan, pelayanan publik, kegiatan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, PLN, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat listrik dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pemanfaatan energi surya melalui PLTS Komunal juga mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Program tersebut menjadi bentuk kolaborasi pemerintah, PLN, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan layanan dasar di wilayah pesisir OKI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....